Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBEDAAN DENYUT JANTUNG, TEKANAN DARAH, DAN LAJU PERNAPASAN SEBELUM DAN SESUDAH MENONTON VIDEO AUTONOMOUS SENSORY MERIDIAN RESPONSE
Pengarang
LIESA SUFANI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1607101010136
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tanda vital terdiri atas banyak hal, tiga di antaranya adalah denyut jantung, tekanan darah, dan laju pernapasan. Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi tanda vital, di antaranya merupakan usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, serta kondisi mental seseorang. ASMR atau Autonomous Sensory Meridian Response adalah sebuah pengalaman rasa tenang dan tingles, sensasi kesemutan seperti listrik yang menjalar dari kepala dan leher. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa hormon oksitosin dapat terinduksi ketika seseorang menonton video ASMR. Hormon oksitosin menekan aktivitas saraf simpatis dan memodulasi aktivitas saraf parasimpatis. Hal tersebut dapat mempengaruhi tanda vital seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan denyut jantung, tekanan darah, dan laju pernapasan sebelum dan sesudah menonton video Autonomous Sensory Meridian Response (ASMR). Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian merupakan 30 orang mahasiswa Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Syiah Kuala yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah total sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2020 di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Data penelitian dianalisis secara bivariat dengan menggunakan Wilcoxon test. Hasil analisis data menggunakan Wilcoxon test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada denyut jantung (p=0,013), tekanan darah sistolik (p=0,026), dan tekanan darah diastolik (p=0,00) sesudah menonton video ASMR. Sedangkan p-value pada data laju pernapasan bernilai 0,349 yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada laju pernapasan sesudah menonton video ASMR.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH MUSIK MOZART TERHADAP TEKANAN DARAH, DENYUT NADI, DAN RESPIRASI PASIEN
SEBELUM EKSTRAKSI GIGI (KAJIAN DI RUMAH
SAKIT GIGI MULUT PRODI KEDOKTERAN
GIGI FK UNSYIAH BANDA ACEH) (Lita Melissa, 2014)
PERBANDINGAN PEMBERIAN PREMEDIKASI GABAPENTIN ORAL DENGAN LORAZEPAM ORAL TERHADAP RESPON INTUBASI PADA PASIEN ANAK YANG MENJALANI OPERASI ELEKTIF (Emil Munawar, 2025)
PERBEDAAN TEKANAN DARAH DAN DENYUT NADI PADA ORANG YANG MELAKUKAN SENAM JANTUNG SEHAT SECARA TERATUR DAN SEDENTER (Halym Imam Saputra, 2022)
FREKUENSI DENYUT JANTUNG DAN PERNAPASAN SELAMA INDUKSI ANESTESI SECARA INHALASI DAN INJEKSI PADA ANJING JANTAN LOKAL (CANIS FAMILIARIS) (Zahratul Aini, 2015)
HUBUNGAN MINUM KOPI TERHADAP TEKANAN DARAH BERDASARKAN JENIS KELAMIN (MUCHSALMINA, 2016)