PERAN PEREMPUAN DI LEMBAGA LEGISLATIF (SUATU KAJIAN DI DPRK SIMEULUE PERIODE 2009-2014) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERAN PEREMPUAN DI LEMBAGA LEGISLATIF (SUATU KAJIAN DI DPRK SIMEULUE PERIODE 2009-2014)


Pengarang

Ayon Alafanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0710103010020

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Fenomena makin banyaknya sosok perempuan dalam kontestasi politik di daerah memancing diskusi, perdebatan, dan talc jarang masih menyisakan keraguan, khususnya terkait dengan peran perempuan baik dalam kinerja, fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan di lembaga legislatif, khususnya di Kabupaten Simeulue.Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan peran perempuan di dalam Lembaga Legislatif Kabupaten Simeulue periode 2009-2014. Faktor yang menyebabkan rendahnya peran perempuan di lembaga Legislatif Kabupaten Simeulue periode 2009-2014.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data dalam penulisan ini dilakukan penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustak.aan untuk memperoleh data sekunder dengan cara membaca buku-bu.k:u, surat kabar dan internet.

Penelitian lapangan untuk memperoleh data primer dengan cara mewawancarai responden dan informan , hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Peran anggota Legislatif dari perempuan di Kabupaten Simeulue periode 2009-2014 belum maksimal, baik dalam kinerja, fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan. Faktor• faktor yang mempengaruhi rendahnya peran di lembaga legislatif Kabupaten Simeulue di disebabkan Sumber Daya Manusia (SDM), Pengalaman Organisasi, Wawasan, Sebagai Angggota Biasa, Jumlah Terbatas, serta Sarana dan Prasarana yang belum memadai sehingga mengurangi peran anggota legislatif perempuan di DPRK Simeulue periode 2009-2014.

Disaranan kepada Anggota Legislatif perempuan di DPRK Simeulue agar lebih berperan dalam menjalankan peran dan fungsi pokoknya sebagai anggota legislatif DPRK Simeulue dalam kinerja, fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan.

Kata Kunci : Anggota Legislatif Perempuan, DPRK Simeulue dan Kabupaten
Simeulue

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK