PERBANDINGAN TINGKAT KESIAPSIAGAAN DALAM MENGHADAPI GEMPA BUMI DAN TSUNAMI BERDASARKAN ZONA KERENTANAN TSUNAMI PADA IBU HAMIL DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBANDINGAN TINGKAT KESIAPSIAGAAN DALAM MENGHADAPI GEMPA BUMI DAN TSUNAMI BERDASARKAN ZONA KERENTANAN TSUNAMI PADA IBU HAMIL DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

ARDIANSYAH YOLANDA PUTRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1607101010071

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Indonesia merupakan salah satu daerah rawan bencana yang disebabkan bahaya alam jika dilihat secara letak geografis dan geologisnya. Tingginya angka kejadian bencana yang terjadi terkhusus di Provinsi Aceh sebagai daerah peringkat keempat dengan angka kejadian bencana terbanyak dalam kurun 2014-2019 menunjukkan perlunya upaya pengurangan risiko bencana yang lebih baik. Dalam upaya pengurangan risiko bencana tersebut, kelompok rentan seperti ibu hamil yang menjadi prioritas saat fase tanggap bencana juga harus memiliki kesiapsiagaan yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kesiapsiagaan dalam menghadapi gempa bumi dan tsunami berdasarkan zona kerentanan tsunami pada ibu hamil di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Tingkat kesiapsiagaan diukur dengan menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh LIPI-UNESCO/ISDR. Sampel diambil dengan metode stratified random sampling. Jumlah sampel minimal sebanyak 60 ibu hamil. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan mayoritas ibu hamil memiliki tingkat kesiapsiagaan pada kategori siap sebanyak 37 orang (61,7%), 12 orang (66,7%) di zona III, 11 orang (57,9%) di zona II, dan 14 orang (60,9%) di zona I. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis diperoleh nilai P-Value sebesar 0,448 (>0,05). Kesimpulan pada penelitian ini didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kesiapsiagaan dalam menghadapi gempa bumi dan tsunami berdasarkan zona kerentanan tsunami pada ibu hamil di Kota Banda Aceh.

Kata Kunci: Kesiapsiagaan bencana, Zona kerentanan tsunami, Ibu hamil

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK