<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="80739">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI KONDISI SOSIAL EKONOMI DALAM PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI DI DAS KRUENG GEUPE KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TEUKU NURHADI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daerah Aliran Sungai (DAS) di Indonesia pada umumnya telah mengalami kerusakan dan semakin lama kondisinya cenderung semakin bertambah rusak, hal ini  diindikasikan  dengan  meningkatnya  kejadian  bencana  tanah  longsor,  banjir dan  kekeringan  dari  ta.bun ke tahun.  Berdasarkan  SK Menteri  Kehutanan  dan Perkebunan  No.284/Kpts-II/1999, DAS  Krueng  Geupe  dikelompokkan   dalam prioritas DAS m yang membutuhkan penanganan segera dalam mengatasi pembukaan lahan-lahan baru dan tingginya erosi serta sendimentasi. Tujuan penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  kondisi  sosiaJ  ekonomi   DAS  Krueng Geupe  dan  pengaruh  tekanan  penduduk   terhadap  pengelolaan  DAS  KruengGeupe.&#13;
&#13;
Penelitian  dilaksanakan  di  Daerah  Aliran  Sungai  (DAS)  Krueng  Geupe, yang  berada  di  Kecamatan  Leupung,  Kabupaten  Aceh  Besar,  Provinsi  Aceb, mulai Juli sampai Oktober 2012. Metode pengambilan  data dilaksanakan  dengan cara wawancara  untuk mengumpulkan  data-data primer, sedangkan data sekunder diperoleh  dari  berbagai  literatur dari  instansi  terkait  dan Badan pusat  Statistik. Wawancara dilakukan terhadap petani di lokasi penelitian yang jumlahnya ditentukan secara acak dengan cara metode stratijield random sampling.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penduduk di DAS Krueng Geupe memiliki  antusias yang tinggi terhadap kegiatan konservasi tanah dan air. Secara urnum masyarakat  mata pencarian di sektor pertanian dan perikanan terdapat dua desa dengan basis dasar mata pencarian disektor pertanian dan perikanan dan satu desa  berbasis di sektor perikanan. Rata-rata  penduduk  di DAS Krueng  Geupe dapat   dikategorikan    berada   diatas   ambang   kemiskinan   dengan   pendapatan perkapita Rp. 5.537.745,- Hasil analisa terhadap tekanan penduduk menunjukkan bahwa DAS Krueng Geupe masih mampu mendukung  kehidupan masyarakat  di dalamnya secara layak  sampai dengan Tahun 2022.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>80739</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-05 11:23:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-05 11:23:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>