<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="80712">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SEKTOR BASIS DAN PERUBAHAN STRUKTUR PEREKONOMIAN WILAYAH DI KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT PUTRI SAHARA A</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pertumbuhan  ekonomi ditandai dengan  kenaikan  output  per kapita dalam jangka panjang. Persentase pertambahan  output  harus  lebih tinggi  dari persentase  pertambahan jumlah penduduk  di suatu daerah  dan dalam jangka panjang pertumbuhan  tersebut  akan tetap   berlanjut    untuk   kelangsungan    pembangunan   ekonomi   daerah.   Pertumbuhan wilayah ditandai dengan pertambahan  pendapatan. Hal ini diperoleh  dengan  peningkatan Produk Domestik  Regional Bruto (PDRB) di suatu wilayah setiap tahunnya. Melaksanakan pembangunan dengan sumber daya yang terbatas, sebagai konsekuensinya harus difokuskan  kepada pembangunan sektor-sektor yang memberikan dampak pengganda  (multiplier effect) yang besar terhadap sektor-sektor lainnya atau perekonomian  secara keseluruhan.&#13;
&#13;
Penelitian  ini  bertujuan untuk menentukan   sektor  basis  dan perubahan  struktur perekonomian   wilayah   Kabupaten   Pidie  sebagai  bahan  informasi  dan  pertimbangan dalam  perencanaan   pembangunan ekonomi.  Penelitian  ini  menggunakan  data  sekunder dari  Produk  Domestik  Regional   Bruto  (PDRB)   Kabupaten   Pidie  dan  Provinsi  Aceh tahun  2005-2009.  Alat  analisis   yang  digunakan   dalam   penelitian   ini,  yaitu  analisis Location Quotient (LQ), analisis Shift Share dan analisis Tipologi Klassen.&#13;
&#13;
Hasil  analisis  Location  Quotient  menunjukkan  sektor  pertanian  dengan  rata-rata sebesar  1,59, sektor jasa-jasa sebesar  1,20 dan sektor  listrik dan air minum  sebesar  1,19 merupakan    sektor    basis   di    Kabupaten    Aceh    Pidie.   Hasil    analisis    Shift  Share menunjukkan bahwa  sektor  yang  merupakan  sektor  kompetitif, yaitu  sektor  pertanian, sektor jasa-jasa,  sektor  pertambangan  dan  penggalian,   sektor  perdagangan,  hotel  dan restoran  serta  sektor  pengangkutan  dan  komunikasi.  Hasil  analisis   Tipology Klassen berdasarkan   kedua  alat  analisis  menunjukkan  sektor  yang  maju  dan  tumbuh  dengan pesat yaitu sektor pertanian  dan sektor jasa-jasa.&#13;
&#13;
Kata Kunci  :  Location Quotient,  Shift Share dan Tipologi  Klassen.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>80712</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-10-05 10:13:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-05 10:14:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>