<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8065">
 <titleInfo>
  <title>“STUDI MAKROZOOBENTOS DI KARAKTERISTIK SEDIMEN BERDASARKAN UKURAN BUTIR DENGAN KEBERADAAN ALIRAN SUNGAI KRUENG ACEH “</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>azrial</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sedimen berdasarkan ukuran butir dan distribusi sedimen serta untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobentos yang berada di dalam sedimen di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krung Aceh. Penelitian ini Dilakukan di tiga stasiun Daerah Aliran Sungai Krung Aceh yang berada di kawasan Kota Banda Aceh pada bulan April – Juli 2013. Teknik pengambilan sedimen dan makrozoobentos dengan alat Bottom Grap Samplers dan pengayakan menggunakan saringan sedimen bertingkat dengan diameter berbeda-beda (4,75mm, 170mm, 3,55µm, 100µm ) kemudian persentase berat dan nilai ukuran butir rata-rata dihitung berdasarkan skala Wentworth dan makrozoobentos yang didapat selanjutnya akan didentifikasi dengan menggunakan buku Borro et el.,(1992). hasil penelitian menunjukan bahwa di daerah Aliran sungai krung aceh memiliki tiga fraksi sedimen yaitu kerikil, pasir dan lumpur. persentasi berat kerikil dan pasir tertinggi terdapat di stasiun A 3,962%, pasir 98,292% dan lumpur tertinggi di stasiun B 3,401%. dan kecepatan arus tertinggi terdapat distasiun B dan C  0,28 m/s ,0,23 m/s dan diikuti oleh stasiun A 0,18m/s. terdapat dua genus ordo makrozoobentos yang ditemukan didaerah aliran Sungai Krung Aceh yaitu Anadonta dan Pleurocera dengan tingkat keanekaragaman yang rendah H’=1 dan indeks kesaragaman yang merata E’=1.&#13;
Kata Kunci:  Sedimen, Makrozoobentho, Daerah Aliran Sungai Krung Aceh.</note>
 <subject authority="">
  <topic>SEDIMENT</topic>
 </subject>
 <classification>551.304</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>8065</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-07-24 11:21:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-02 13:25:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>