PERAN PEMBERITAAN HARIAN SERAMBI INDONESIA SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN POLITIK UNTUK MASYARAKAT ACEH (ANALISIS ISI PEMBERITAAN EDISI 03 FEBRUARI - 16 APRIL 2019) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERAN PEMBERITAAN HARIAN SERAMBI INDONESIA SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN POLITIK UNTUK MASYARAKAT ACEH (ANALISIS ISI PEMBERITAAN EDISI 03 FEBRUARI - 16 APRIL 2019)


Pengarang

SALMAN AL-FARISI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1610102010041

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Surat kabar merupakan bagian dari media massa yang memiliki salah satu fungsi yaitu memberikan pendidikan kepada khalayak. Media massa memiliki peranan yang sangat penting dalam proses politik karena sudah menjadi aktor utama dalam bidang politik terutama pada masa demokrasi. Berbagai isu politik yang terjadi pada ajang demokrasi seperti pada masa Pemilihan Umum (Pemilu) diperlukan adanya peran dari media massa dalam memberikan informasi yang bisa memuat pendidikan politik kepada khalayak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan gambaran apakah Harian Serambi Indonesia menerapkan pendidikan politik serta kategori apa saja yang dominan dalam pemberitan rubrik pemilu edisi terbitan periode 03 Februari – 16 April 2019 berdasarkan undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi. Analisis dilakukan pada sampel berjumlah 127 berita rubrik pemilu dengan menggunakan rumus Holsty. Hasil analisis diperoleh bahwa Harian Serambi Indonesia telah memberikan peran pendidikan politik untuk masyarakat Aceh sebesar 62% dengan kategori yang paling dominan muncul adalah kategori 6 sebesar 23%. Kemudian disusul kategori 5 sebesar 12%, kategori 7 sebesar 11%, kategori 1 sebesar 9%, kategori 2 sebesar 3%, kategori 4 sebesar 3% dan kategori 3 sebesar 1%. Penelitian ini dikaitkan dengan model agenda setting yang dipadukan dari model Becker, McCombs, Mcleod, DeGeorge, Winter, McCombs dan Weaver.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK