GAMBARAN HISTOPATOLOGIS SEREBRUM TIKUS PUTIH GALUR WISTAR SETELAH DIINFEKSI DENGAN STREPTOCOCCUS MUTANS KAITAN DENGAN INFEKSI STROKE HEMORAGIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN HISTOPATOLOGIS SEREBRUM TIKUS PUTIH GALUR WISTAR SETELAH DIINFEKSI DENGAN STREPTOCOCCUS MUTANS KAITAN DENGAN INFEKSI STROKE HEMORAGIK


Pengarang

Amalia Syabrina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101070021

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

617.601

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Nama : Amalia Syabrina
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Fakultas : Kedokteran Gigi
Judul : Gambaran Histopatologis Serebrum Tikus Putih Galur Wistar
Setelah Diinfeksi dengan Streptococcus mutans Kaitan dengan Infeksi Stroke Hemoragik

Bakteri Streptococcus mutans (S. mutans) adalah penyebab utama karies gigi dan juga dapat menyebabkan bakteremia. Kebersihan rongga mulut yang buruk dapat meningkatkan prevalensi bakteremia sehingga memicu infeksi pada organ tubuh lainnya, seperti stroke hemoragik pada serebrum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histopatologis serebrum tikus putih setelah diinfeksi S. mutans. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratoris rancangan post test only control group dengan pendekatan split plot yang menggunakan 24 ekor tikus sebagai hewan coba. Tikus dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol yang diinjeksikan NaCl 0,9% dan kelompok perlakuan yang diinjeksikan 109 CFU/ml suspensi S. mutans. Tikus dieuthanasia pada hari ke-7, 14, 21 dan 30 lalu dinekropsi untuk pengambilan serebrum guna pembuatan preparat histopatologis. Hasil penelitian yang dianalisis secara deskriptif menunjukkan adanya hiperemi dan infiltrasi sel radang pada semua kelompok perlakuan. Pada hari ke-14, 21 dan 30 terjadi peningkatan kerusakan berupa hemoragi dan nekrosis sel. Ruptur pembuluh darah terjadi pada hari ke-30. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa infeksi S. mutans dapat menyebabkan kerusakan serebrum dimana kerusakan yang terjadi meningkat seiring bertambahnya waktu.


Kata kunci: Streptococcus mutans, bakteremia, serebrum, stroke hemoragik


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK