KEMISKINAN NELAYAN DALAM ANALISIS RELASI KUASA ANTARA TOKE BANGKU DAN ANEUK BOAT (STUDI KASUS GAMPONG LAMPULO KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KEMISKINAN NELAYAN DALAM ANALISIS RELASI KUASA ANTARA TOKE BANGKU DAN ANEUK BOAT (STUDI KASUS GAMPONG LAMPULO KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

MASKUR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1410103010075

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Indonesia dikenal sebagai negara maritim dikarenakan wilayahnya lebih luas lautan dibandingkan daratan. Begitu juga dengan provinsi Aceh yang terletak di wilayah ujung barat Indonesia yang wilayahnya dikelilingi oleh pesisir, sehingga masyarakat yang tinggal di daerah pesisir Aceh memanfaatkan laut sebagai matapencaharian untuk penompang kehidupannya. Setiap tahunnya penghasilan perikanan di Aceh mengalami peningkatan, pada tahun 2014 produksi perikanan Aceh mencapai 159 487.40 ton atau sebesar 2.9 Triliun rupiah. Besarnya produksi perikanan Aceh masih belum berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan nelayan Aceh. Hasil penilitian BPS Aceh ada sekitar 25 persen penduduk di daerah pesisir Aceh yang masih hidup dalam kemiskinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui relasi kuasa ketergantungan hubungan antara toke bangku dengan aneuk boat yang menyebabkan adanya balas jasa yang tidak seimbang yang berdampak ketidaksejahteraan nelayan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data primer diperoleh dari wawancara informan dan data sekunder diperoleh dari dokumen, buku, jurnal, skripsi, tesis, dan bahan lainnya untuk memberikan informasi dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan para nelayan masih hidup dibawah garis kemiskinan. Peran pemerintah seharusnya sesuai dengan yang diharapkan oleh para nelayan seperti membentuk koperasi dalam memfasilitasi sistem simpan pinjam dan menggalakkan kegiatan usaha melalui diversifikasi budidaya agar pasar Internasional bisa terbuka.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK