PERBEDAAN STRES MAHASISWA PEMBELAJARAN KURIKULUM BERBASISRNKOMPETENSI DAN KURIKULUM BERBASIS ISI FAKULTAS KEPERAWATANRNUNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH 2014 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBEDAAN STRES MAHASISWA PEMBELAJARAN KURIKULUM BERBASISRNKOMPETENSI DAN KURIKULUM BERBASIS ISI FAKULTAS KEPERAWATANRNUNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH 2014


Pengarang

Cut Sarach - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101020077

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

610.73

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Stres pada mahasiswa dapat mempengaruhi prestasi belajar. Ketika mahasiswa mengalami
stres maka prestasi belajar akan menurun sehingga dapat mempengaruhi prestasi belajar.
Ringan atau beratnya stres yang muncul pada mahasiswa sangat dipengaruhi oleh
kemampuan mahasiswa dalam menghadapi proses perkuliahan baik dari segi fisik, mental,
emosional, lingkungan, sosial, dan spiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
perbedaan stres mahasiswa pembelajaran kurikulum berbasis kompetensi dan kurikulum
berbasis isi Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh 2014. Penelitian
telah dilakukan pada 14 Mei sampai 2 Juni 2014 di Fakultas Keperawatan Universitas Syiah
Kuala Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif comparative dengan desain cross
sectional study, pengambilan sampel menggunakan quota sampling dengan jumlah responden
83 mahasiswa pembelajaran kurikulum berbasis kompetensi dan 83 mahasiswa pembelajaran
kurikulum berbasis isi. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner DASS
(Depression Anxiety Stress Scale). Dengan cara ukur angket, hasil analisa data menggunakan
uji t (t-test independent). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan stres antara
mahasiswa pembelajaran kurikulum berbasis kompetensi dengan kurikulum berbasis inti (p
hitung 0,006< ? 0,05). Pada mahasiswa kurikulum berbasis isi diperoleh tingkat stres normal
62,7%, tingkat stres sedang 7,2% dan tingkat stres berat sebanyak 3,6%, sedangkan pada
kurikulum berbasis kompetensi diperoleh mahasiswa dengan tingkat stres normal 49,4%
tingkat stres sedang 24,1% serta stres berat sebanyak 8,4%. Diharapkan untuk pihak Fakultas
Keperawatan perlu meningkatkan peran dosen Pembimbing Akademik dalam memberi
bimbingan konseling terhadap mahasiswa gunanya untuk meningkatkan prestasi belajar.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK