<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8025">
 <titleInfo>
  <title>KEMAMPUAN SELF-CARE BERDASARKAN TEORI OREM PADA PASIEN RNFRAKTUR EKTREMITAS DENGAN PEMASANGAN FIKSASI DI RUMAHRNSAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUNRN2014</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mahardika Yuharsyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fraktur dengan pemasangan fiksasi menyebabkan pasien mengalami defisit dalam&#13;
melakukan self care, untuk itu diperlukan adanya dukungan dari perawat dan&#13;
keluarga untuk memenuhi kebutuhan self care tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan &#13;
dasar guna mempertahankan kesehatan dan kesejahteraan yang dikembangkan oleh&#13;
Orem yang terdiri dari pemenuhan udara, air, makanan, proses eliminasi, aktivitas&#13;
dan istirahat, sosial, kesehatan manusia, dan perkembangan individu. Teori ini &#13;
membantu pasien fraktur untuk memenuhi kebutuhan perawatan diri. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk mengetahui kemampuan self-care pada pasien fraktur ekstremitas&#13;
dengan pemasangan fiksasi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda &#13;
Aceh Tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan desain&#13;
cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 83 orang dengan&#13;
jumlah sampel sebanyak 38 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan&#13;
kuesioner dalam bentuk skala Likert yang terdiri dari 35 pernyataan. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa tingkat kemampuan self care berada pada kategori tingkat&#13;
ketergantungan sebagian (60.5%). Diharapkan bagi perawat, perawat manajemen, dan&#13;
keluarga agar memotivasi dan memberikan dukungan pada pasien fraktur agar semua&#13;
kebutuhan pasien terpenuhi walaupun tidak mampu secara mandiri.</note>
 <subject authority="">
  <topic>NURSING PROCESS</topic>
 </subject>
 <classification>610.73</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>8025</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-07-23 16:56:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-02 15:24:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>