Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBAIKAN SIFAT FISIKA TANAH BEKAS TAMBANG BATU BARA DENGAN MENGGUNAKAN BIOCHAR DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG MANIS (ZEA MAYS SACCHARATA L.)
Pengarang
Golda Meilani S - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1505108010045
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Biochar merupakan salah satu alternatif baru yang saat ini sedang marak di Indonesia. Biochar atau arang hayati adalah sebuah produk sampingan yang dihasilkan dari proses pembakaran tanpa oksigen dengan temperatur tinggi (100-800oC) selama kurang lebih satu jam. Keuntungan dari biochar ini selain memiliki beberapa sifat khas seperti lebih efisien, harga efektif, mudah didapat, juga dapat memperbaiki sifat fisika tanah dan menghilangkan kontaminan beracun di dalam tanah bekas tambang batu bara. Melalui luas permukaannya yang luas, distribusi ukuran pori yang banyak, jenis partikel serta kepadatannya yang rendah, biochar dapat mempengaruhi ruang pori-pori tanah, konsistensi tanah, memperbaiki nilai stabilitas agregat tanah dan meningkatkan ketersediaan air untuk tanaman sampai 130%.
Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dengan media tanam dari tanah bekas tambang batu bara yang diambil dari PT. Mifa Bersaudara sejak bulan Juni sampai Desember 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 6 perlakuan dan ulangan sebanyak 3 ulangan sehingga terdapat 18 satuan unit percobaan. Faktor pertama yang diteliti adalah jenis biochar yang terdiri dari 2 jenis yaitu kayu cemara (C) dan serbuk gergaji (G). Faktor kedua adalah dosis biochar yang terdiri dari D0 (kontrol), D1 (10 ton ha-1), dan D2 (20 ton ha-1). Parameter sifat fisika tanah yang diamati adalah porositas tanah, berat isi tanah, dan stabilitas agregat, sedangkan parameter pertumbuhan tanaman jagung manis adalah tinggi, jumlah daun, diameter batang, berat berangkasan segar dan berangkasan kering.
Pemberian biochar dari kayu cemara dan serbuk gergaji dapat memperbaiki sifat fisika tanah yaitu porositas tanah, namun belum memperbaiki sifat fisika tanah lainnya seperti bobot isi tanah dan stabilitas agregat tanah pada berbagai dosis. Pemberian biochar dari kayu cemara dan serbuk gergaji pada berbagai dosis juga dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman jagung manis seperti tinggi tanaman, jumlah daun tanaman, diameter batang tanaman, berangkasan segar dan berangkasan kering tanaman.
Tidak Tersedia Deskripsi
APLIKASI BIOCHAR BAMBU DAN BIOCHAR EMBEDDED-NPK TERHADAP KARAKTERISTIK MORFOLOGI AKAR DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG MANIS PADA LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA (Indah Ellyana, 2021)
PEMANFAATAN BIOCHAR DAN KOMPOS LIMBAH PERTANIAN UNTUK PERBAIKAN SIFAT FISIKA TANAH, PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG PADA LAHAN KERING (NAVISA HANIM, 2021)
REKLAMASI TANAH BEKAS TAMBANG BATUBARA DENGAN PEMBENAH TANAH BIOCHAR CANGKANG KOPI DAN CANGKANG SAWIT DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SERAPAN HARA TANAMAN JAGUNG MANIS (Riski Rezeki, 2021)
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS PAITAN (THITONIA DIVERSIFOLIA)RNDAN PUPUK KANDANG KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHANRNDAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (ZEA MAYS) PADA TANAH ANDISOLRNDI KECAMATAN ATU LINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH (Tri Devi Rahmawati, 2022)
PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA DAN KALIUM IODAT TERHADAP SIFAT KIMIA, PERTUMBUHAN, HASIL DAN KANDUNGAN IODIUM DALAM BIJI JAGUNG MANIS (ZEA MAYS L. VAR. SACCHARATA) (MINARNI, 2014)