<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="80079">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN IDRISI DALAM MEMPREDIKSI PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) DI KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZIA FIRMAZA ULHAQ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecamatan Darul Imarah merupakan salah satu dari 23 kecamatan di Kabupaten Aceh Besar. Menurut data yang tercatat di BPS-Kabupaten-Aceh-Besar (2018) Kecamatan Darul Imarah mempunyai luas wilayah 24,35 km2 atau 0,84% dari total luas daratan Kabupaten Aceh Besar. Secara administratif Kecamatan Darul Imarah terdiri dari 4 kemukiman dan 32 gampong. Kecamatan Darul Imarah mengalami banyak perubahan penggunaan lahan  dikarenakan kawasan Darul Imarah berbatasan langsung dengan kota Banda Aceh. Sehingga kawasan Darul Imarah menjadi kawasan mukim alternatif bagi para pendatang. Hal tersebut mengakibatkan perubahan penggunaan lahan lainnya seperti sawah dan hutan menjadi kawasan permukiman.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Darul Imarah. Pengolahan data dilakukan di Laboratorium Penginderaan Jauh dan Kartografi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini dimulai dari bulan Juli sampai September 2019, menggunakan metode deskriptif dengan teknik survai. Sedangkan analisis data spasial menggunakan SIG dan IDRISI dengan metode Markov dan C.A Markov untuk meprediksi perubahan penggunaan lahan dimasa yang akan datang. Sistem klasifikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah system  klasifikasi penggunaan lahan menurut Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan penggunaan lahan hasil proyeksi IDRISI maupun RTRW Kecamatan Darul Imarah tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Dimana perbedaan penggunaan lahan terbesar terdapat pada penggunaan  lahan permukiman yaitu berbeda hanya sekitar 86,18 ha saja, diikuti dengan penggunaan lahan terbuka yaitu sekitar 18,615 ha. Untuk perbedaan penggunaan lahan lainnya bahkan tidak lebih dari 7 ha saja.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>80079</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-30 13:11:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-10-01 11:10:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>