Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PERMUKIMAN KUMUH MELALUI PROGRAM KOTA TANPA KUMUH DI KECAMATAN BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE
Pengarang
SYARIFAH SALMA SHAFARA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1610104010029
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Upaya peningkatan kualitas permukiman kumuh melalui program KOTAKU yang di terapkan di Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe di lakukan berdasarkan 7 indikator kumuh sesuai amanat PP Nomor 14 Tahun 2016 pasal 108 serta Qanun Pemerintah Kota Lhokseumawe Nomor 11 Tahun2018. Upaya peningkatan kualitas permukiman kumuh yang dijalankan berdasarkan 7 indikator tersebut relatif masih belum optimal masih terdapat hambatan di dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan upaya peningkatan kualitas permukiman kumuh serta hambatan di dalam pelaksanaannya di Kecamatan Banda Sakti. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil penelitian lapangan berdasarkan observasi, wawancara dengan informan terkait, dokumentasi, serta literatur. Adapun teori yang digunakan yaitu teori kebijakan publik dan teori kualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas permukiman kumuh dilakukan dengan beberapa tahapan. Tahap pertama 1)Melakukan penetapan lokasi dan indikator kumuh, 2)Melakukan koordinasi dengan berbagai pihak baik dalam perumusan kebijakan, perencanaan program, hingga pendanaan, 3)Melakukan peningkatan kualitas permukiman melalui penanganan fisik/infrastuktur lingkungan berdasarkan 7 indikator kumuh. Namun dalam pelaksanaannya upaya yang dilakukan masih belum optimal dikarenakan masih terdapat hambatan-hambatan. Terdapat 3 faktor yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan peningkatan kualitas yaitu faktor internal dan eksternal dan pengelolaan sampah yang belum optimal. Faktor internal terjadi karena relatif kurang nya koordinasi diantara berbagai pihak pelaksana program. Faktor eksternal terjadi karena kurang nya kesadaran dari masyarakat untuk menjaga lingkungan permukimannya. Untuk itu dibutuhkan komitmen baik dari Pemerintah kota, Korkot, serta dinas/instansi yang terlibat didalam pelaksanaan peningkatan kualitas permukiman, serta dibutuhkannya kesadaran dari masyarakat untuk menjaga lingkungan permukiman nya agat tidak menimbulkan tumbuh kembangnya wilayah kumuh baru.
Tidak Tersedia Deskripsi
UPAYA PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DALAM PENCEGAHAN DAN PENINGKATAN KUALITAS PERMUKIMAN KUMUH (YULI KHUSNIA, 2023)
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KOTA TANPA KUMUH KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS PROGRAM KOTA TANPA KUMUH DI KECAMATAN KUTARAJA) (MUHAMMAD FIRHAN MAULANA, 2022)
IMPLEMENTASI QANUN KOTA BANDA ACEH NOMOR 8 TAHUN 2018 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENINGKATAN KUALITAS TERHADAP PERUMAHAN KUMUH DAN PERMUKIMAN KUMUH (SUATU PENELITIAN DI GAMPONG JAWA, KECAMATAN KUTARAJA, KOTA BANDA ACEH) (IKA OKTAVIANI, 2021)
EVALUASI TINGKAT KEKUMUHAN DAN PENANGANAN PADA PERMUKIMAN DESA BALE ATU KECAMATAN LUT TAWAR KABUPATEN ACEH TENGAH (ARIE JULIANDA, 2019)
PREDIKSI PERTUMBUHAN PERMUKIMAN KUMUH BARU DI KOTA BANDA ACEH DENGAN METODE CELLULAR AUTOMATA PADA TAHUN 2041 (Azzilla Ladya Mastura, 2025)