PENILAIAN SENSORI CITARASA BERBAGAI VARIETAS KOPI ARABIKA GAYO PEABERRY MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENILAIAN SENSORI CITARASA BERBAGAI VARIETAS KOPI ARABIKA GAYO PEABERRY MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)


Pengarang

Putri Navisah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1605106010044

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Salah satu kopi terbaik yang dimiliki Indonesia adalah kopi arabika Gayo yang berasal dari provinsi Aceh. Kopi Gayo merupakan kopi arabika yang tumbuh di dataran tinggi Gayo, yang memiliki kualitas citarasa tinggi dan kadar kafein lebih rendah dibandingkan kopi robusta sehingga harga kopi arabika ini tergolong lebih mahal (Rahardjo, 2017, Fadhil et al 2017). Salah satu jenis kopi arabika Gayo adalah dalam bentuk monokotil (berbiji satu), sehingga dinamakan dengan biji kopi Peaberry. Kopi peaberry merupakan jenis kopi yang sangat unik, karena berbeda dengan kopi lainnya yang berbiji dua (dikotil). ). Jenis kopi peaberry ini termasuk sangat langka dan diperkirakan jumlah produksi hanya sekitar karena jumlah produksi hanya sekitar 5% dari keseluruhan biji kopi yang dipanen (Meister, 2014). Meskipun terlihat tidak normal, namun kopi arabika Gayo peaberry mempunyai aroma yang lebih wangi, citarasa yang tinggi dan lebih padat dibandingkan dengan kopi arabika lainnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melakukan penilaian sensory citarasa berbagai varietas kopi arabika gayo peaberry menggunakan metode Analytica Hierarchy Process.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknik Pasca Panen, Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa data primer yang diambil secara langsung melalui uji sensori oleh panelis dengan bobot penilaian mengikuti ketetapan dari metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk membuat keputusan yang mengidentifikasi struktur masalah yang kemudian dinilai untuk memilih alternatif agar pemecahan masalah selesai. Langkah pertama dalam penerapan metode (AHP) adalah penyusunan model hirarki, dimana pada penelitian ini terdiri dari 3 level yaitu tujuan (goal), kriteria dan alternatif. Tahapan selanjutnya yaitu uji sensori (organoleptik) merupakan salah satu tahap yang sangat penting dalam penelitian ini untuk mendapatkan output penelitian yang diinginkan. Untuk mencapai tujuan dalam penelitian, maka penulis menggunakan analisis data kuantitatif yang merupakan suatu analisa data yang digunakan apabila kesimpulan yang diperoleh dapat dibuktikan dengan angka dan juga perhitungan yang memiliki hubungan dengan analisis penelitian.
Hasil penilaian terhadap kriteria dalam penentuan sensori citarasa kopi arabika Gayo peaberry yang tertinggi adalah flavor dengan bobot (0,338). Selanjutnya diikuti oleh kriteria fragrance (0,241), sweetness (0,196), acidity (0,115) dan body (0,111). Tahapan analisis akhir dalam penelitian ini adalah melakukan penilaian terhadap level alternatif. Hasil analisis menyatakan bahwa Timtim Basah merupakan alternatif yang mendapatkan prioritas paling tingggi dengan bobot sebesar (0,285) dengan rasio konsistensi sebesar (0,01). Rasa yang disukai oleh panelis adalah kopi arabika Gayo peaberry varietas Tim-tim basah , hal ini disebabkan varietas ini sudah diakui oleh dunia karena memiliki rasa yang unik. Hasil penelitian menunjukkan prioritas dari kriteria yaitu flavor dengan nilai (0,338) dan prioritas alternatif global adalah timtim basah dengan nilai (0,203). Hasil keseluruhan analisis data dapat diterima artinya tingkat konsistensi yang didapatkan dibawah 0,1 (10%).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK