<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="79809">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KAUSALITAS KONSENTRASI PERKOTAAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA TAHUN 1990-2011</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Miranda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian   ini bertujuan   untuk  mengetahui   Kausalitas   Konsentrasi   Perkotaan  dan Pertumbuhan   Ekonomi   di  Indonesia.Data  yang  digunakan   dalam   penelitian   ini adalah data sekunder yang bersumber dari berbagai  laporan  dan kompilasi  khususnya publikasi  dari Badan  Pusat  Statistik  (BPS).   Untuk  melihat  kausalitas   Konsentrasi Perkotaan   dan  Pertumbuhan   Ekonomi  di  Indonesia  periode   19902011   selama  22 tahun   digunakan   pendetakan   Vector Error  Correction  Model. Hasil  perhitungan menunjukkan   bahwa   selurub   variable   memiliki   hubungan   yang   positif   dengan variable   konsentrasi   perkotaan.    Koefisien   estimasi   dari  persamaan    kointegrasi (Cointegration Equation) bermlai 3,760799  dengan  t-hitung  3,14672.  Nilai koefisien determinasi  (R'= 0,466415)  menunjukkan bahwa model  di atas mampu  menjelaskan variasi-variasi  dalam  derajat konsentrasi  perkotaan  sebesar  46,6415  persen.  Sisanya 53,3585 persen dipengaruhi oleh variabel-variabel  lain di luar model. Konsentrasi perkotaan  di Indonesia dipengaruhi  oleh derajat konsentrasi perkotaan  di tahun-tahun sebelumnya,  dan juga dipengaruhi  oleh derajat pertumbuhan  ekonomi  di tahun-tahun sebelurnnya. Untuk  meningkatkan pertumbuhan  ekonomi, berdasarkan  hasil penelitian  ini  sebaiknya pemusatan  penduduk dikelola  dengan  sebaik-baiknya  agar pertumbuhan ekonomi  yang tinggi dapat dinikm ati oleh seluruh  lapisan masyarakat. Selain  pemusatan  penduduk  yang meratap  ada  suatu  lokasi atau  daerah, baik  pihak pemerintah  maupun  instan si lain  beserta  seluruh  elemen  masyarakat  agar tarot serta dalam   meningkatkan   kualitas   pembangunan   manusia   yang  dalam   hal  ini  diukur dengan   indeks  pembangunan   manusia   yang  mencakup   pada   bidang  pendidikan, kesehatan dan pendapatan  penduduk. Dengan meningkatnya  indeks pembangunan manusia secara otomatis kualitas manusia juga akan meningkat  dan diharapkan pertumbuhan  ekonomi juga mengalami  peningkatan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci :Konsentrasi Perkotaan,  Pertumbuhan Ekonomi,  VECM, Kointegrasi&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>79809</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-29 14:39:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-29 14:40:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>