KAJIAN PEMBUATAN MINUMAN BERBASIS CASCARA DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN PEMBUATAN MINUMAN BERBASIS CASCARA DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE (ZINGIBER OFFICINALE)


Pengarang

Muliana Fitri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1405105010004

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Muliana Fitri. 1405105010010. Kajian Pembuatan Minuman Berbasis Cascara Dengan
Penambahan Ekstrak Jahe (Zingiber officinale) di bawah bimbingan Murna Muzaifa
sebagai ketua dan Zalniati Fonna Rozali sebagai anggota.
RINGKASAN

Cascara merupakan produk hasil samping dari pengolahan kopi yaitu berupa kulit kopi
yang telah dikeringkan. Cascara memiliki citarasa khas tersendiri yaitu rasa manis alami
dan citarasa asam segar yang terdapat pada pulp kopi. Adapun di Indonesia minuman
cascara masih jarang dikonsumsi selain kurang populer, citarasanya juga masih biasa.
Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak jahe dengan
konsentrasi yang berbeda terhadap konsentrasi pH dan sensori teh cascara. Penelitian ini
merupakan penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dengan faktor tunggal yaitu konsentrasi yang terdiri atas 4 taraf yaitu J0= 0%, J1 = 3%, J2
= 6% dan J3= 9%. Setiap perlakuan dilakukan 3 (tiga) kali ulangan sehingga diperoleh 12
satuan percobaan. Data dianalisis secara statistik dengan ANOVA (analysis of variance)
dan uji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi jahe berpengaruh sangat nyata (P?0.01)
terhadap nilai pH, aroma dan rasa cascara, serta berpengaruh nyata (P?0.05) terhadap
warna cascara. Nilai pH cascara yang diperoleh pada penelitian ini berkisar antara 4,164,35

dengan rerata 4,26. Semakin tinggi konsentrasi jahe yg ditambahkan maka pH
semakin meningkat. Nilai kesukaan (hedonik) panelis terhadap warna cascara yang
diperoleh berkisar antara 4,58 (agak suka) hingga 5,12 (agak suka) dengan rerata 4,87
(biasa hingga agak suka). Warna cascara tanpa penambahan ekstrak jahe atau konsentrasi
0% (J0) lebih disukai dibandingkan semua perlakuan dengan penambahan ekstrak jahe.
Nilai kesukaan panelis terhadap aroma teh cascara berkisar antara 4,42 (biasa) hingga 5,17
(agak suka) dengan rerata 4,85 (agak suka). Aroma cascara pada penambahan ekstrak jahe
9% (J3) lebih disukai dibandingkan dengan penambahan konsentrasi ekstrak jahe yang
lebih rendah. Nilai kesukaan panelis terhadap rasa teh cascara jahe berkisar antara 3,71
(agak tidak suka) hingga 4,94 (biasa) dengan rerata 4,33 (biasa). Rasa cascara dengan
penambahan konsentrasi ekstrak jahe 9% (J3) lebih disukai dibandingkan konsentrasi
lainnya. Berdasarkan uji ranking dengan pembobotan, perlakuan terbaik diperoleh pada
penambahan jahe dengan konsentrasi 9% dengan karakteristik warna 5,03 Aroma 5,17 dan
Rasa 4,93.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK