Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EVALUASI KONDISI SOSIAL DALAM PENGELOLAAN DAS KRUENG SAMA DUA KABUPATEN ACEH SELATAN
Pengarang
Ikhwalil Muhtadin - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0505106010024
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini dilakukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Samadua Kabupaten Aceh Selatan. DAS Krueng Samadua dengan luas 4.609,97 Ha merupakan Daerah Aliran Sungai yang perlu mendapat pengelolaan demi tercapainya kondisi DAS yang menjamin upaya pemanfaatan sumber daya alam lainnya di Wilayah DAS tersebut secara optimal berkelanjutan dalam rangka pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi sosial masyarakat di sekitar DAS Krueng Samadua melalui peninjauan parameter sosial pengelolaan DAS dan bagaimana bentuk dan kinerja kelembagaan dalam pengelolaan DAS Krueng Samadua. Penelitian ini dilakukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Samadua, yang terletak di Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh. Pengumpulan data terdiri dari data primer dan data sekunder, data primer dikumpulkan melalui pengamatan lapangan dan wawancara menggunakan kuisioner terhadap gampong-gampong sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait seperti BPS dan BAPPEDA Kabupaten Aceh Selatan.
Nilai DAS Krueng Samadua jika dilihat menggunakan parameter sosial dan dihitung dari pembagian total nilai dengan total skor, yang berarti 26,73 : 22,5 =1,2. Nilai tersebut termasuk dalam katagori BURUK karena masih lemahnya pengelolaan DAS di kawasan tersebut dilihat dari parameter sosial seperti pandangan masyarakat dalam pengelolaan DAS, norma-norma dalam pengelolaan DAS, perilaku dan lembaga dalam pengelolaan DAS. Input usaha tani dan produksi usaba tani masih buruk karena lemahnya sistem pernbenihan dan rendahnya nilai tukar petani, penggunaan pupuk organik dan pestisida yang meningkat dan masih kurangnya penggunaan pupuk organik. Bentuk dan kinerja kelembagaan dalam pengelolaan DAS mendekati baik, Karena rehabilitasi lahan dan konservasi tanah adalah upaya manusia untuk memperbaiki, meningkatkan dan mempertahankan kondisi lahan agar dapat berfungsi secara optimal, baik sebagai unsur produksi, media pengatur tata air maupun sebagai unsur perlindungan alam dan lingkungan.
Tidak Tersedia Deskripsi
EVALUASI PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) DI DAS KRUENG BARO KABUPATEN PIDIE (Haziya Awanis, 2019)
PERKEMBANGAN SOSIAL EKONOMI BURUH PERKEBUNAN SAWIT PT. AGRO SINERGI NUSANTARA DI GAMPONG KRUENG LUAS KECAMATAN TRUMON TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN, 1994-2013 (Lili Suriati, 2015)
METODE EXTREME LEARNING MACHINE (ELM) PADA PREDIKSI TINGGI AIR UNTUK PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN AIR SUNGAI (DAS) KRUENG PEUSANGAN (Meri Aznita, 2025)
RELASI SOSIAL DALAM PROSES INTERAKSI MAHASISWA ASAL KABUPATEN ACEH SELATAN DI BANDA ACEH (CUT NADIA RISMA, 2019)
PERAN MOTIVASI KERJA DALAM MEMEDIASI PENGARUH MANAJEMEN DATA TERPADU DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KEBERHASILAN PROGRAM BANTUAN SOSIAL BAGI MASYARAKAT MISKIN DI KABUPATEN ACEH SELATAN (Teuku Zulpardi, 2022)