Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PREDIKSI TINGKAT BAHAYA EROSI PADA LAHAN TANAMAN SERE WANGI DI KABUPATEN GAYO LUES
Pengarang
NAZARUL KHAIRI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1305108010014
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Dalam rangka pembangunan pertanian berkelanjutan, maka pengelolaan lahan harus menerapkan suatu teknologi yang berwawasan konservasi. Suatu teknologi pengelolaan lahan yang dapat mewujudkan pembangunan pertanian berkelanjutan bila mana memiliki ciri seperti : dapat meningkatkan pendapatan petani, komoditi yang diusahakan sesuai dengan kondisi bio fisik lahan dan dapat diterima oleh pasar, tidak mengakibatkan degradasi lahan karena laju erosi kecil, dan teknologi tersebut dapat diterapkan oleh masyarakat. Erosi merupakan proses hilangnya atau terkikisnya tanah atau bagian-bagian tanah dari suatu tempat yang terangkut oleh air atau angin ke tempat lain. Tanah yang tererosi tersebut diangkut oleh aliran air permukaan dan diendapkan di tempat-tempat lain yang lebih rendah seperti sungai dan waduk. Hal ini berdampak pada mendangkalnya sungai sehingga mengakibatkan semakin seringnya terjadi banjir pada musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau.
Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif. Survei dilakukan mencakup beberapa penggunaan lahan pada kelerengan yang beragam sesuai kondisi lapangan. Prediksi Tingkat Bahaya Erosi (TBE) menggunakan metode USLE yang dikembangkan oleh Wichmeier, (1978) yang merupakan suatu model prediksi erosi yang dirancang untuk memprediksi rata-rata erosi jangka panjang dari erosi lembar, termasuk didalamnya erosi alur pada keadaan tertentu.
Ada 3 kategori Tingkat Bahaya Erosi (TBE) potensial di lokasi penelitian yaitu kategori Sedang (S) pada SPL 1, 2, 7, 8, kategori Berat (B) pada SPL 4, 5, 6, 11, 22, kategori Sangat Berat (SB) pada SPL 3, 9, 10, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, dan 21. Ada 4 kategori Tingkat Bahaya Erosi (TBE) aktual di lokasi penelitian yaitu kategori Ringan (R) pada SPL 2, 7, 8, 11, 14, 22, kategori Sedang (S) pada SPL 1, 3, 4, 6, 9, 12, 15, 18, 19, 20, kategori Berat (B) pada SPL 5, 10, 13, 17, kategori Sangat Berat (SB) pada SPL 16 dan 21.
Tidak Tersedia Deskripsi
DISTRIBUSI SPASIAL TANAMAN KOPI ARABIKA DAN SERE WANGI SERTA HUBUNGANNYA DENGAN RTRW DI KABUPATEN GAYO LUES (TADA SYALAHUDDIN, 2019)
ANALISIS PRODUKSI DAN FINANSIAL USAHATANI SERE WANGI (CYMBOPOGON NARDUS RENDLE. LIN) PADA KELAS KESESUAIAN LAHAN TERPILIH DI KABUPATEN GAYO LUES. (FAUZAH, 2021)
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK KOPI ROBUSTA, TEMBAKAU DAN SERAI WANGI DI LOKASL PERENCANAAN TRANSMIGRASL KENYARAN KECAMATAN PANTAN CUACA KABUPATEN GAYO LUES (Badrevi, 2024)
EVALUASI KESESUAIAN LAHANRNUNTUK PENGEMBANGAN SERE WANGIRNMENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFISRNDI KECAMATAN TRIPE JAYA KABUPATEN GAYO LUES (M. Rusdi Abduh Hasim, 2022)
ANALISIS OPTIMALISASI AGROFORESTRI SERE WANGI DENGAN PINUS DI KABUPATEN GAYO LUES (Mhd. Safri Fitrah, 2019)