STUDI KLASTERISASI INDUSTRI GALANGAN KAPAL KAYU BERDASARKAN UKURAN KAPAL PERIKANAN DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STUDI KLASTERISASI INDUSTRI GALANGAN KAPAL KAYU BERDASARKAN UKURAN KAPAL PERIKANAN DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)


Pengarang

AYANA RIZKI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1611103010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Potensi hasil perikanan yang melimpah di Aceh telah mendorong pertumbuhan kapal semakin meningkat. Pertumbuhan kapal terus mengalami kenaikan sebesar 8% selama 5 tahun terakhir. Sehingga untuk menunjang ketersediaan armada penangkapan yang laik laut dan handal, maka diperlukan ketersediaan dan kesesuaian galangan kapal pada lokasi yang strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui letak lokasi galangan kapal yang strategis untuk kapal yang berukuran ? 10 GT, ? 10 – 20 GT, ? 30 GT di Banda Aceh dan Aceh Besar. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara dan menggunakan kuesioner. Data diakumulasikan, diberikan bobot, dan dianalisis dengan metode Analytical Hierarchy Prosess (AHP) menggunakan Software Expert Choice 11. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perbandingan antara Galangan Peukan Bada dengan Galangan Lampulo diperoleh hasil, Galangan Peukan Bada sesuai untuk kapal yang berukuran ? 10 GT, ? 10– 20 GT, ? 30 GT dibandingkan dengan Galangan Lampulo yang tidak sesuai untuk dijadikan sebagai galangan kapal. Perbandingan Galangan Peukan Bada dengan Galangan Krueng Raya diperoleh hasil sebagai berikut. Galangan Peukan Bada sesuai untuk kapal ? 10 GT dan ? 30 GT, dan Galangan Krueng Raya sesuai untuk kapal ? 10–20 GT. Penentuan galangan kapal yang sesuai untuk ukuran kapal ? 10 GT, ? 10-20 GT, ? 30 GT melalui pertimbangan beberapa kriteria yang meliputi luas lahan, sumber daya manusia, sumber bahan baku, serta fasilitas yang dimiliki oleh masing-masing galangan.

Kata kunci : Galangan kapal kayu, Analytical Hierarchy Prosess (AHP), ukuran kapal

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK