PELAYANAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN NIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN PEGASING KABUPATEN ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PELAYANAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN NIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN PEGASING KABUPATEN ACEH TENGAH


Pengarang

SARI REZEKI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1610104010016

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor DJ.II/369
Tahun 2013 tentang Penerapan Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH)
pada Kantor Urusan Agama. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa
pelayanan SIMKAH belum terlaksana sebagaimana yang diharapkan. Tujuan
penulisan ini untuk menganalisis Pelayanan SIMKAH dan mengidentifikasi
hambatan dalam Pelayanan SIMKAH di Kantor Urusan Agama Kecamatan
Pegasing Kabupaten Aceh Tengah. Teori utama yang digunakan dalam penelitian
ini yaitu teori Pelayanan Publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskript if yaitu
menggambarkan hasil analisis data yang diperoleh dari Kantor Urusan Agama
Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah yang memberikan gambaran dan
penjelasan mengenai permasalahan yang dihadapi. Informan penelitian ditentukan
melalui teknik purposive sampling. Sumber data yang digunakan yaitu data
primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan
dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan
pelayanan SIMKAH di Kantor Urusan Agama Kecamatan Pegasing belum
memenuhi prinsip pelayanan publik dan standar pelayanan publik secara
keseluruhan karena masih terdapat beberapa prinsip pelayanan publik dan standar
pelayanan publik yang belum terpenuhi yaitu tanggung jawab aparatur, sarana dan
prasarana, kemudahan akses, dan evaluasi kinerja pegawai. Penyelenggaraan
pelayanan SIMKAH dilihat dari enam indikator pendukung pelayanan publik
yaitu dari faktor kesadaran pejabat, aturan, organisasi, pendapatan, keterampilan
pejabat, dan kelengkapan sarana dalam hal ini belum sepenuhnya dikatakan
maksimal dalam penyelenggaraan pelayanan karena masih terdapat beberapa
kekurangan. Hambatan yang terjadi dalam penyelenggaraan pelayanan SIMKAH
dari hambatan internal yaitu sumber daya manusia aparatur yang masih rendah,
aksesibilitas SIMKAH yang lemah, sarana prasarana yang belum memadai dan
hambatan eksternal yaitu kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pelayanan
SIMKAH akibat kurangnya sosialisasi. Disarankan Kantor Urusan Agama
Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah untuk dapat mengoptimalkan
pelayanan SIMKAH dengan meningkatkan sumber daya manusia, mengupayakan
pengadaan fasilitas yang memadai dan meningkatkan sosialisasi untuk mencapai
pelayanan yang berkualitas.
Kata Kunci : Pelayanan SIMKAH, Kantor Urusan Agama, Aceh Tengah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK