<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="79107">
 <titleInfo>
  <title>WISATA PUNCAK GEURUTE ( ANALISISKERUSAKAN LINGKUNGAN DI LOKASI WISATA DALAM KAJIAN GREEN POLITICS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ULFA RAMADHANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kawasan Puncak Geurute merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Aceh Jaya. Hal ini tertuang dalam Qanun No. 9 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kaputen Aceh Jaya Tahun 2014-2034. Sebagai salah satu destinasi wisata, kawasan ini mengalami kerusakan lingkungan. Faktor utama kerusakan lingkungan di kawasan ini adalah persoalan sampah. Pemilik warung melakukan aktivitas membuang sampah sembarangan. Mereka membuang sampah ke jurang dibawah tempat mereka berjualan. Penelitian ini berusaha untuk memperlihatkan bagaimana adanya lokasi wisata dapat menyebabkan kerusakan lingkungan di kawasan Puncak Geurute. Untuk menganalisis permasalahan tersebut, penelitian menggunakan teori green politics dan kebijakan publik. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data digunakan dengan cara wawancara secara mendalam dan studipustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bangunan pondok kuliner di lokasi wisata tersebut bersifat illegal. Kedua, lokasi wisata tersebut berada di kawasan badan jalan dimana pada area ini tidak diperbolehkan adanya aktivitas yang dapat menggangu fungsi utama jalan serta bagian dari hutan lindung. Pemanfaatan kawasan hutan lindung harus mendapatkan izin dari pemerintah daerah.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>79107</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-25 12:04:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-28 15:10:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>