KEMENANGAN PARTAI ACEH PADA PEMILU LEGISLATIF 2009 (SUATU PENELITIAN DI KABUPATEN ACEH SELATAN) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KEMENANGAN PARTAI ACEH PADA PEMILU LEGISLATIF 2009 (SUATU PENELITIAN DI KABUPATEN ACEH SELATAN)


Pengarang

Mukhrijal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0710103010054

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemenangan Partai Aceh (PA) pada pemilu 9 April 2009 baik tingkat provinsi maupun kabupaten menggambarkan sebagai jalan tengah respon atas perdamaian yang baru disepakati antara RI-GAM di Helsinki. Di Kabupaten Aceh Selatan, Partai Aceh meskipun tidak mendominasi suara secara mutlak dari 248 desa, yang terdiri dari 16 kecamatan dengan total suara pemilih keseluruhan 106.430 suara. Partai Aceh unggul dengan jumlah kursi sebanyak 10 dari 30 kursi yang tersedia.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor kemenangan Partai Aceh pada Pemilu Legislatif Tahun 2009 di Kabupaten Aceh Selatan, dan strategi yang dilakukan Partai Aceh. Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian deskriftif kuantitatif dan kualitatif, yaitu dengan menggunakan metode wawancara dan studi pustaka untuk mengeksplorasi tentang bagaimana faktor kemenangan Partai Aceh pada masa Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2009 di Kabupaten Aceh Selatan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor- faktor kemenangan Partai Aceh adalah adanya pengaruh budaya politik masyarakat Aceh Selatan yang sukuisme, adanya proses perdamaian setelah konflik berkepanjangan, strategi yang dilakukan Partai Aceh seperti, sosialisasi menyeluruh, rekrutmen politik caleg PA dari mantan GAM sampai kalangan kurang dikenal, adanya pengaruh peran KPA, pengaruh ulama karismatik, figur caleg PA, mesin politik yang solid, serta tidak adanya intimidasi yang dilakukan PA. Selain faktor kemenangan, terus Partai Aceh juga mempunyai hambatan seperti infrastruktur partai, pendanaan, dan tidak terpenuhinya quota 30% caleg perempuan sehingga menjadi kendala PA pada pemilu legislatif 2009 di Aceh Selatan.

Disarankan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kabupaten Aceh Selatan agar terus konsisten berpartisipasi dalam politik, terus melanjutkan visi dan misi partai, dan memperjuangkan kebenaran serta keadilan bagi bangsa, terutama bagi masyarakat Aceh dan terkhusus Aceh Selatan.

Kata Kunci : Partai Aceh, Pemilu Legislatif2009, dan Kabupaten Aceh Selatan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK