KERJASAMA KELUARGA, SEKOLAH DAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA DI KOTA LINTANG KABUPATEN ACEH TAMIANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KERJASAMA KELUARGA, SEKOLAH DAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA DI KOTA LINTANG KABUPATEN ACEH TAMIANG


Pengarang

Rodhiah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506104030014

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini mengangkat masalah kerjasama antara sekolah, keluarga dan masyarakat dalam upaya pencegahan narkoba pada remaja. Kerjasama yang baik antara sekolah, keluarga dan masyarakat memberikan kontribusi positif dalam menanggulangi narkoba pada remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya pencegahan narkoba dan mengetahui kerjasama dari berbagai pihak terkait masalah narkoba pada remaja di Kota Lintang Kabupaten Aceh Tamiang. Adapun subjek penelitian ini adalah stake holder atau orang-orang yang terlibat kerjasama dari keluarga, sekolah dan masyarakat dalam upaya pencegahan narkoba pada remaja di Kota Lintang Kabupaten Aceh Tamiang, sebanyak 13 responden.Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa kerjasama sekolah, keluarga, dan masyarakat di Desa Kota Lintang Kabupaten Aceh Tamiang dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi remaja tidak terlaksana dengan baik, pelaksanaan kerjasama dilakukan dalam bentuk sosialisasi, diskusi kelompok dengan menghadirkan pihak BNN, petugas kesehatan dan juga pemasangan spanduk tentang bahaya narkoba. Serta menambah kegiatan ekstrakurikuler dalam bentuk pramuka, olahraga dan kegiatan rohani lainnya. Upaya pencegahan narkoba yang paling sering dilakukan di sekolah, keluarga dan masyarakat adalah sosialisasi tentang narkoba.Hambatan yang terjadi dalam upaya pencegahan adalah kurangnya waktu untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi. Kerjasama yang dilakukan juga terbatas antara sekolah dengan keluarga dan masyarakat. Pemahaman keluarga dan masyarakat tentang narkoba masih minim sehingga masalah narkoba menjadi berkembang, hambatan lain dalam melakukan sosialisasi tentang narkoba adalah sulitnya menyesuaikan waktu peserta dalam melakukan kegiatan sosialisasi sehingga banyak peserta yang tidak hadir.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK