Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERUBAHAN SIFAT KIMIA TANAH DAN PENINGKATAN PRODUKSI PADI (ORIZA SATIVA L.) SAWAH TADAH HUJAN MELALUI KOMBINASI PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK DI KECAMATAN TEUPAH BARAT KABUPATEN SIMEULUE
Pengarang
Elvi Rayana - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1405108010002
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan utama dan komoditi strategis bagi Indoesia. Produksi padi nasional belum mampu mencukupi kebutuhan penduduk banyak, kebijakan yang dilakukan seperti penggunaan varietas unggul, pembangunan sarana irigasi, subsidi benih, pupuk, dan penggunaan pestisida dalam meningkatkan produksi padi secara nasional. Salah satu hal terpenting dalam meningkatkan produksi padi yaitu dengan menyediakan tanah sawah tadah hujan yang banyak permasalahannya kesuburan. Dengan pemanfaatan pupuk organik (pupuk kandang) dan pupuk anorganik (Urea, SP-36 dan KCl) dengan berbagai dosis sehingga dapat memberikan pengaruh terhadap padi lokal Varietas Babulon dan memperbaiki sifat kimia tanah. Beberapa permasalahan yang sering ditemukan pada lahan sawah tadah hujan di antaranya C-organik sangat rendah, N-total sangat rendah dan P-total sangat rendah. Oleh karena itu, pengelolaan lahan sawah tadah hujan perlu diperhatikan.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non- Faktorial yang terdiri dari 8 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter sifat kimia tanah yang diamati adalah C-organik, N-total, P-total, P-tersedia dan K-dd, sedangkan parameter pertumbuhan padi lokal Varietas Babulon adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, berat berangkasan basah, berat berangkasan kering, berat basah malai per rumpun, berat kering malai per rumpun dan berat gabah per rumpun.
Pemberian pupuk organik (pupuk kandang) dan pupuk anorganik dapat memperbaiki sifat kimia tanah serta meningkatkan hasil peroduksi padi dari biasanya. Produksi padi lokal meningkat dari 3,4 ton/ha menjadi 6,07 ton/ha denganpemberian pupuk kandang 10 ton ha-1, 400 kg urea ha-1, 400 kg SP-36 ha-1 dan 300 kg KCl ha-1 (perlakuan D).
Tidak Tersedia Deskripsi
PERUBAHAN SIFAT KIMIA TANAH DAN PENINGKATAN PRODUKSI PADI (ORIZA SATIVA L.) SAWAH TADAH HUJAN MELALUI KOMBINASI PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK DI KECAMATAN TEUPAH BARAT KABUPATEN SIMEULUE (Elvi Rayana, 2020)
ANALISIS SIFAT KIMIA TANAH SAWAH YANG MENGGUNAKAN PUPUK ORGANIK DAN PUPUK ANORGANIK DI DESA KRUENG LAMKAREUNG KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR (Azhari, 2018)
PEMBERIAN BEBERAPA MACAM AMELIORAN UNTUK MEMPERBAIKI SIFAT-SIFAT KIMIA TANAH SAWAH (Nur Avifah, 2021)
PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH, PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI SAWAHRN (ORYZA SATIVA L.) AKIBAT PEMBERIAN AZOLLA (AZOLLA PINNATA L.) DALAM BENTUK RNPUPUK HIJAU DAN KOMPOS (Elmizan, 2014)
ANALISIS KERAGAMAN TEKNOLOGI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH PADA LAHAN IRIGASI DAN TADAH HUJAN DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR (Ismayani, 2025)