ANALISIS PERBEDAAN PEMBIAYAAN BERBASIS TARIF INA-CBG’S DENGAN TARIF RIIL RUMAH SAKIT PADA PASIEN HEMOFILIA DI RSUD ZAINAL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS PERBEDAAN PEMBIAYAAN BERBASIS TARIF INA-CBG’S DENGAN TARIF RIIL RUMAH SAKIT PADA PASIEN HEMOFILIA DI RSUD ZAINAL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Sari Haslinur - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1807201010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Kesehatan Masyarakat (S2) / PDDIKTI : 13101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

INA CBGs (Indonesia Case Based Groups) adalah sistem paket pembiayaan kesehatan dari pemerintah perkasus dan pelayanan rumah sakit. Sedangkan Tarif riil merupakan biaya sebenar yang dikeluarkan rumah sakit berdasarkan jasa pelayanan yang dipakai sesuai peraturan daerah. Selama ini terdapat perbedaan pada pembiayaan tarif INA CBGs dengan tarif riil rumah sakit. Hemofilia merupakan penyakit berbiaya tinggi yang dibayarkan oleh INA CBGs sehinga tidak keseluruhan biaya dapat di tutupi oleh INA CBGs. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan tarif INA CBGs dan tarif riil rumah sakit pada kasus hemofilia di RSUDZA Banda Aceh. Metode : Penelitian ini menggunakan mix method yaitu kuantitatif analitik dan kualitatif dengan deep interview. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil data sekunder dari kunjungan pasien hemofilia di RSUDZA bulan Januari-Desember 2019 dan wawancara mendalam dengan DPJP Anak dan Penyakit Dalam serta Kepala Asuransi Kesehatan RSUDZA. Populasi penelitian adalah seluruh pasien hemofilia di RSUDZA tahun 2019 dengan jumlah sampel 100 orang menggunakan metode purpousive random sample. Hasil : terdapat perbedaan signifikan antara tarif INA CBs dan tarif riil rumah sakit pada pasien hemofilia di RSUDZA Banda Aceh dengan nilai p-value 0,000. Selisih tarif INA CBGs dan rumah sakit adalah Rp.--580.937.341atau -25%. Clinical pathway sudah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan akan tetapi standar rumah sakit tinggi melebihi biaya yang ditawarkan BPJS. Kesimpulan : Perbedaan tarif INA CBGs dan tarif riil rumah sakit menyebabkan rumah sakit mengalami kerugian akan tetapi rumah sakit perlu meninjau kembali penghitungan biaya pelayanan yang lebih efisien untuk meningkatkan mutu pelayanan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK