<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="78525">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E PADA MATERI LAJU REAKSI DI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HULFA HARNISAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah dilakukan penelitian dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 7E pada Materi Laju Reaksi di SMA Negeri 5 Banda Aceh”. Tujuan dari penelitian ini yaitu untukmendeskripsikan aktivitas peserta didik, ketuntasan hasil belajar peserta didik, dan mendeskripsikan tanggapan peserta didik terhadap model pembelajaran learning cycle 7E pada materi laju reaksi. Jenis penelitian yang digunakanadalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel pada penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA-3 di SMAN 5 Banda Aceh yang berjumlah 28 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas peserta didik, lembar soal tes, dan lembar angket tanggapan peserta didik. Aktivitas peserta didik secara keseluruhan pada pertemuan pertama dan kedua termasuk kategori baik yaitu sebesar 79,54%, dan pertemuan ketiga dan keempat sebesar 91,65% sehingga termasuk kategori sangat baik. Hasil observasi aktivitas peserta didik pada ke tujuh tahapan dari model pembelajaran learning cycle 7E diperoleh rata-rata aktivitas peserta didik yaitu pada tahap elicit diperoleh 87,63%, tahap engage diperoleh 91,75%, tahap explore diperoleh 94,38%, tahap explain diperoleh 83,38%, tahap elaborate diperoleh 70,88%, tahap evaluate diperoleh 79,13%, tahap extend diperoleh 87,13%.Pada pelaksanaan model pembelajaran learning cycle 7E untuk setiappertemuan yang memiliki aktivitas yang paling tinggi adalah tahap explore. Persentase rata-rata ketuntasan hasil belajar peserta didik secara klasikal sebesar 75% dengan kategori baik. Penerapan model pembelajaran learning cycle 7E memperoleh tanggapan positif dari peserta didik sebesar 80,77% dan termasuk kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran learning cycle 7E dapat dilaksanakan pada materi laju reaksi dengan hasil belajar peserta didik tuntas secara klasikal,aktivitas peserta didik secara keseluruhan mengalami peningkatan dan aktivitas yang paling tinggi terdapat pada tahap explore serta peserta didik memberikan tanggapan yang baik terhadap penerapan model pembelajaran learning cycle 7E.&#13;
Kata Kunci:Learning Cycle 7E, Laju Reaksi, Aktivitas Peserta Didik, Hasil Belajar, Tanggapan Peserta Didik&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>78525</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-23 14:58:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-25 09:24:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>