Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
TINJAUAN PARAMETER MARSHALL TERHADAP BETON ASPAL BERDASARKAN HASIL KAO MENGGUNAKAN ASPAL RETONA BLEND 55
Pengarang
Muhammad Fadhil - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0904001010016
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
625.85
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Aspal yang berfungsi sebagai pengikat merupakan material penting dalam konstruksi jalan. Karakteristik aspal mempengaruhi kinerja campuran beraspal. Oleh karena itu, aspal dengan kualitas yang baik akan menghasilkan campuran perkerasan dengan kinerja yang baik. Ada berbagai cara untuk meningkatkan kualitas aspal. Salah satu cara untuk memperbaiki kualitas aspal adalah dengan menggunakan bahan modifikasi yang telah tersedia di pasaran. Suatu bahan baru yang tersedia di pasaran adalah Retona. Retona (Refined Buton Asphalt) merupakan hasil produksi ekstraksi aspal alam dari Pulau Buton. Beberapa studi terdahulu menunjukkan bahwa Retona dapat memperbaiki kinerja campuran beraspal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dari penggunaan aspal Retona Blend 55 dengan aspal Pen 60/70 sebagai pembanding dalam campuran laston Asphalt Concrete - Binder Course (AC-BC) dan dilakukan pengujian terhadap parameter Marshall. Kemudian perencanaan campuran benda uji, pembuatan benda uji untuk menentukan kadar aspal optimum (KAO) dengan variasi kadar aspal 4,0%; 4,5%; 5,0%; 5,5%; dan 6,0%; perhitungan dan pengujian Marshall, evaluasi parameter Marshall, dan terakhir perhitungan parameter Marshall. Setiap variasi kadar aspal masing-masing dibuat 3 buah benda uji untuk mendapatkan kadar aspal optimum, untuk masing-masing variasi. Nilai KAO yang didapat dengan menggunakan aspal Retona Blend 55 yaitu sebesar 5,00% dan pada campuran beton aspal yang menggunakan aspal Pen 60/70, 4,85%. Perbedaan kadar aspal ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap sifat campuran aspal yang dihasilkan. Pada evaluasi parameter Marshall, hasil yang di dapat dari kedua jenis campuran beton aspal tersebut masih memenuhi semua spesifikasi yang disyaratkan. Hasil uji Marshall menunjukkan bahwa nilai stabilitas dari campuran yang menggunakan aspal Retona Blend 55 lebih tinggi dibandingkan dengan campuran aspal Pen 60/70.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PERENDAMAN PRODUK MINYAK BUMI TERHADAP CAMPURAN BETON ASPAL (AC-WC) MENGGUNAKAN ASPAL RETONA BLEND 55 DAN ASPAL PEN 60/70 DENGAN SUBSTITUSI STYROFOAM (SYAHRUL, 2021)
KINERJA CAMPURAN BETON ASPAL DENGAN BAHAN PENGIKAT RETONA BLEND 55 DAN ASPAL PERTAMINA MENGGUNAKAN FILLER ABU BATU BARA YANG DISUBSTITUSI 500% PECAHAN KACA (Rajiman, 2024)
PENGARUH PEMANASAN BERULANG PADA CAMPURAN BETON ASPAL MENGGUNAKAN RETONA BLEND 55 DENGAN ADITIF PARUTAN BAN TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL (Yusri Zikigusfijar, 2024)
TINJAUAN PARAMETER MARSHALL TERHADAP BETON ASPAL DENGAN VARIASI SUHU PEMADATAN 140OC 150 OC DAN 160 OC MENGGUNAKAN ASPAL RETONA BLEND 55 (muksalmina, 2014)
KARAKTERISTIK CAMPURAN LASTON AC-WC DENGAN VARIASI GRADASI AGREGAT (BATAS BAWAH, TENGAH DAN BATAS ATAS) MENGGUNAKAN ASPAL PEN.60/70 DAN ASPAL RETONA BLEND 55 (TEUKU RISNANDAR, 2025)