Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH JENIS MULSA DAN INTENSITAS NAUNGAN TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT ANTRAKNOSA DAN HASIL CABAI
Pengarang
Hema Hayati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1009200040023
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
632.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Hema Hayati, 2014. Pengaruh Jenis Mulsa dan Intensitas Naungan terhadap Perkembangan Penyakit Antraknosa dan Hasil Cabai (Capsicum annum). Tesis Magister, Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, dibawah bimbingan Hairul Basri dan Husni.
ABSTRAK
Penelitian dilaksanakan diKampung Jurusen Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh dimulai dari bulan Februari sampai dengan Desember 2012. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan polafaktorial, yang terdiri dari 2 faktor yaitu jenis mulsa dan persentase naungan. Faktor pertama jenis mulsa terdiri dari 4 jenis yaitu tanpa mulsa, mulsa plastik, mulsa sekam padi (10 ton.ha-1), dan mulsa kulit kopi (40 ton.ha-1). Faktor kedua intensitas naungan terdiri dari 4 taraf yaitu tanpa paranet, paranet 55%, paranet 65%, dan paranet 75%. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah persentase serangan pada daun, persentase serangan pada buah dan bobot buah cabai. Jenis mulsa disertai intensitas naungan dapat mengurangi persentase penyakit antraknosa baik pada buah maupun pada tanaman cabai. Mulsa sekam padi dapat menekan persentase serangan pada tanaman, sedangkan mulsa kulit kopi dapat meningkatkan bobot buah cabai. Perkembangan penyakit pada daun dapat ditekan dengan tanpa naungan, sedangkan naungan 55%, 65% dan 75% dapat meningkatkan bobot buah cabai.
Kata Kunci : cabai, mulsa, naungan dan penyakit antraknosa
?
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PEMBERIAN FUNGI MIKORLZA ARBUSKULA (FMA) TERHADAP PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA TANAMAN CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L.) (Cut Meurah Fitria Kausa, 2024)
UJI KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS CABAI (CAPSICUM ANNUM LINN) TERHADAP PENYAKIT ANTRAKNOSA (COLLECTOTRICHUM CAPSICI (SYD.) BUTL. ET BISBY). (Sri Mita BR Purba, 2024)
UJI KETAHANAN PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA BEBERAPA GENOTIPE CABAI BESAR IPB (CAPSICUM ANNUUM L.) DI ACEH (Syarafina Bukhari, 2022)
UJI KETAHANAN ANTRAKNOSA (COLLETOTRICHUM GLOESPORIOEDES) PADA BEBERAPA VARIETAS CABAI HIAS AKIBAT PEMBERIAN MIKORIZA (Andryan Irka Pratama, 2024)
PENDUGAAN PARAMETER GENETIK KETAHANAN TERHADAP PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA BEBERAPA GENOTIPE CABAI HIAS (CAPSICUM ANNUUM L.) IPB (PUTRI BELLA SAFHIRA, 2023)