PENERAPAN MODEL AUDITORY-INTELLECTUALLY-REPETITION PADA MATERI REDOKS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI KELAS X SMAN 1 KRUENG BARONA JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN MODEL AUDITORY-INTELLECTUALLY-REPETITION PADA MATERI REDOKS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI KELAS X SMAN 1 KRUENG BARONA JAYA


Pengarang

MAYA PARAMITHA MIRDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1606103040062

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Peserta didik memiliki tingkat pengetahuan berbeda yang dapat mempengaruhi hasil belajar. Penerapan model pembelajaran di dalam kelas juga dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) pada materi redoks di kelas X SMAN 1 Krueng Barona Jaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada beberapa aspek yaitu hasil belajar, aktivitas, dan tanggapan peserta didik. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik di kelas X-MIA 1 SMAN 1 Krueng Barona Jaya. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas peserta didik, soal evaluasi, dan lembar angket tanggapan peserta didik. Data dikumpulkan dengan menggunakan ketiga alat tersebut kemudian dilihat persentase hasilnya. Hasil analisis terhadapketuntasan belajar diperoleh sebanyak 80% peserta didik tuntas dan 20% peserta didik tidak tuntas. Hasil observasi aktivitas peserta didik terlihat berkembang dari pertemuan pertama yaitu 92,11% menjadi 93,75% pada pertemuan kedua, sedangkan untuk hasil tanggapan peserta didik diperoleh persentase rata-rata sebesar 85,56%. Ini menunjukkan bahwa penerapan model AIR mendapat respon positif dari peserta didik dan efektif digunakan pada materi redoks. Meskipun model AIR efektif digunakan untuk membelajarkan materi redoks, tetapi perlu dilakukan penelitian lanjutan berupa penerapan model AIR dengan latar belakang penelitian berbeda dan pada materi kimia berbeda. Penelitian lanjutan ini diperlukan agar diperoleh kesimpulan yang bersifat menyeluruh serta umum terhadap penerapan model AIR.

Kata kunci:Auditory Intellectually Repetition (AIR), Hasil Belajar, Aktivitas Peserta Didik, Tanggapan Peserta Didik

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK