<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="78138">
 <titleInfo>
  <title>TINDAK PIDANA MEMPERDAGANGKAN OBAT TRADISIONAL TANPA IZIN EDAR (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KOTA BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RACHMI MARTIYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RACHMI MARTIYA,&#13;
              2020 &#13;
&#13;
&#13;
 &#13;
TINDAK PIDANA MEMPERDAGANGKAN &#13;
OBAT TRADISIONAL TANPA IZIN EDAR &#13;
(SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM&#13;
PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) &#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(vii, 60).,pp.,tabl.,bibl. &#13;
 &#13;
 &#13;
ABSTRAK&#13;
 &#13;
 &#13;
  IDA KEUMALA JEUMPA, S.H., M.H&#13;
        Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan&#13;
menentukan bahwa “Set iap orang yang dengan sengaja memproduksi atau&#13;
mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin&#13;
edar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) di pidana dengan pidana&#13;
penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak&#13;
Rp.1.500.000.000,00 (satu miliyar lima ratus juta rupiah)”. Perbuatan pidana&#13;
tersebut di ancam dengan pidana yang berat, namun dalam prakteknya&#13;
penerapan pidana tersebut belum berjalan dengan semestinya.&#13;
        Tujuan dari penulisan skripsi ini untuk menjelaskan faktor penyebab&#13;
peredaran obat tradisional tanpa izin edar, penerapan pidana terhadap pelaku&#13;
tindak pidana mengedarkan obat tradisioal tanpa izin edar dan menjelaskan&#13;
upaya yang dilakukan dalam penanggulangan tindak pidana mengedarkan obat&#13;
tradisional tanpa izin edar .&#13;
        Data penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan&#13;
(library research) dan penelitian lapangan (field research). Penelitian&#13;
kepustakaan dilakukan untuk memperoleh data sekunder, sedangkan penelitian&#13;
lapangan dilakukan guna memperoleh data primer melalui wawancara dengan&#13;
responden dan informan .&#13;
        Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab terjadinya tindak pidana&#13;
memperdagangkan obat tradisional tanpa izin edar di kota Banda Aceh yaitu&#13;
faktor sosial ekonomi, kurangnya pengetahuan masyarakat akan bahaya obat&#13;
tradisional yang tidak memiliki izin edar, Sanksi yang diberikan oleh hakim&#13;
ringan. Penerapan pidana terhadap pelaku tindak pidana memperdagangkan&#13;
obat tradisional tanpa izin edar telah dikenakan walaupun tidak sesuai dengan&#13;
ancaman pidana yang ada. Upaya yang di lakukan BPOM dalam&#13;
menanggulangi tindak pidana memperdagangkan obat tradisional tanpa izin&#13;
edar yaitu upaya peningkatan kesehatan (promotif), upaya pengawasan dan&#13;
upaya penindakan .&#13;
       Disarankan kepada pelaku usaha,dalam menjalankan usahanya untuk&#13;
menaati segala aturan yang berlaku. untuk menjaga kesehatan bersama ,&#13;
Kepada Hakim Pengadilan Negeri  Banda Aceh menjatuhkan sanksi terhadap&#13;
pelaku usaha mengedarkan obat tradisional tanpa izin edar yang berat&#13;
mengingat bahaya yang ditimbulkan dapat menjadi efek jera. Kepada BPOM&#13;
Banda Aceh agar meningkatkan efektivitas pengawasan lapangan terhadap&#13;
beredarnya obat tradisional tanpa izin edar, Hal ini perlu di lakukan untuk&#13;
menghindari terjadinya obat tradisional tidak beredar secara meluas di Kota&#13;
Banda Aceh .</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>78138</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-22 11:32:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-22 14:18:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>