Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KONFIGURASI PEMBENTIJKAN PARTAI LOKAL PARTAI ACEH (PA) PADA TAHUN 2008
Pengarang
Muhammad Adami - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0810103010071
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Konfigurasi pembentukan partai lokal Partai Aceh pada tahun 2008 sangat dinamis, banyak masaJah yang dialami ketika proses pembentukannya. Pengajuan awal dengan ak:ronim GAM dan bendera bulan bintang oleh banyak pihak dari kalangan militer dan pemerintah pusat masih dianggap sebagai simbol perlawanan seperatisme masa lalu di Aceh. Ini dianggap sangat bertentangan dengan semangat perdamaian MoU Helsinki. Kemudian setelah mengalami proses yang panjang, partai bentukan GAM harus rela bertransformasi dengan perdamaian yang telah dicapai tanpa harus bertentangan dengan UUD 1945. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konfigurasi pembentukan Partai Aceh, dan seberapa besar hambatan yang dialami pada awal pembentukannya, serta untuk mengetahui solusi yang ditempuh oleh Partai Aceh agar diterima oleh Pusat sebagai salah satu Partai lokal di Aceh.
Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui penelitian keperpustakaan dan penelitian lapangan.
Penelitian keperpustakaan dimaksudkan untuk mendapatkan data sekunder, yaitu dengan mempelajari dan mengkaji pendapat ahli dalam bentuk buku-buku, jurnal, peraturan perundangan dan melalui konsepsi ilmuan lainnya melalui media internet. Sedangkan penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer dengan cara mewawancarai responden dan infonnan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa para mantan GAM menunjukkan iktikad baiknya dengan mau mengubab nama dan simbol GAM dalam proses pembentukan partai mereka agar dapat diterima oleh Pemerintah Indonesia sebagai salah satu partai lokal di Aceh. yang didasarkan pada MoU Helsinki tanpa harus bertentangan dengan UUD 1945 NKRI. Ini kemudian menjadi langkah yang baik dan diterima oleh semua pihak scbagai win solution dan akhirnya partai lokal hasil bentukan mantan GAM ini terbentuk dengan nama Partai Aceh (PA) pada 22 Mei 2008. Disarankan kepada Partai Aceh agar dapat terus menjaga amanah rakyat Aceh sebagai salah satu partai lokal terbesar di Aceb, dan mampu membawa Aceh menjadi lebih bermartabat, adil dan sejahtera.
Kata kunci: Konfigurasi Politik. Partai Lokal, Partai Aceh
Tidak Tersedia Deskripsi
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PARTAI AMANAT NASIONAL PASCA EKSISTENSI PARTAI LOKAL ACEH ( SUATU PENELITIAN DI KOTAMADYA BANDA ACEH ) (Muhammad Prawoto, 2016)
PERAN PARTAL ACEH DALAM FUNGSINYA SEBAGAI PARTAI POLITIK LOKAL (SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH) (Ria Rizki Fauzi, 2020)
ANALISIS UPAYA PARTAI GENERASI ACEH BEUSABOH RNTHAAT DAN TAQWA (GABTHAT) DALAM MENGHADAPIRNPROSES VERIFIKASI PARTAI POLITIK PESERTARNPEMILU 2024 (IRFAN MAULANA, 2025)
ANALISIS KEKOSONGAN KURSI LEGISLATIF DARI PARTAI POLITIK LOKAL PADA PEMILU 2024 DI KOTA BANDA ACEH (M. AIDIL AQSHAR, 2025)
PERSEPSI MAHASISWA FISIP UNSYIAH TERHADAP PARTAI POLITIK LOKAL DI ACEH (FAJRUL FALAH, 2015)