Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANANLISI KESANTUNAN BERBAHASA DALAM TEKS PIDATO GUBERNUR ACEH DAN PELAKSANA TUGAS GUBERNUR ACEH TAHUN 2018-2019
Pengarang
RIA MARDI NINGSIH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1606102010021
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini berjudul “Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Teks Pidato Gubernur Aceh dan Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Tahun 2018—2019”. Rumusan masalahnya adalah (a) bagaimanakah kesantunan berbahasa dalam teks pidato Gubernur Aceh dan plt. Gubernur Aceh tahun 2018—2019, (b) maksim apa sajakah yang muncul di dalam teks pidato Gubernur Aceh dan plt. Gubernur Aceh tahun 2018—2019, dan (c) jenis maksim apa yang paling dominan digunakan oleh Gubernur Aceh dan plt. Gubernur Aceh. Tujuan penelitian ini, yaitu mendeskripsikan (a) kesantunan berbahasa dalam teks pidato Gubernur Aceh dan plt. Gubernur Aceh, (b) maksim apa saja yang muncul di dalam teks pidato Gubernur Aceh dan plt. Gubernur Aceh, dan (c) maksim apa yang paling banyak muncul di dalam teks pidato Gubernur Aceh dan plt. Gubernur Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini bersumber dari tuturan-tuturan yang terdapat dalam teks pidato Gubernur Aceh dan plt. Gubernur Aceh tahun 2018—2019. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik telaah dokumen. Data dianalisis melalui empat tahap, yaitu; (a) identifikasi, (b) klasifikasi, (c) analisis, dan (d) deskripsi. Hasil penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, bahasa yang terdapat di dalam teks pidato Gubernur Aceh dan plt. Gubernur Aceh adalah bahasa yang santun. Kedua, maksim yang terdapat dalam teks Gubernur Aceh dan plt. Gubernur Aceh, yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim kerendahan hati, maksim kesetujuan, maksim penerimaan, dan maksim kesimpatian. Ketiga, maksim kebijaksanaan adalah maksim yang paling banyak muncul di dalam teks pidato Gubernur Aceh dan plt. Gubernur Aceh.
Kata Kunci: analisis kesantunan berbahasa, kesantunan berbahasa
Tidak Tersedia Deskripsi
DEIKSIS DALAM TEKS PIDATO GUBERNUR ACEH (Arika Budi Romanti, 2016)
ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM TEKS PIDATO GUBERNUR ACEH PADA PELANTIKAN BUPATI/WALIKOTADAN WAKIL BUPATI/WAKIL WALIKOTA TAHUN 2017 (RENI, 2021)
KESANTUNAN BERBAHASA ANTARA PENUTUR DAN MITRATUTUR BERDASARKAN GENDER DI PASAR BATUPHAT LHOKSEUMAWE (Hayatun Wardhani, 2019)
KESANTUNAN BERBAHASA MAHASISWA-DOSEN DALAM TUTURAN KOMUNIKASI DARING (Reni Huta Pea, 2021)
TELAAH KESANTUNAN BERBAHASA GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI BANDA ACEH (Sridawati, 2014)