Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT IJUK VARIASI 2% DAN 4% DENGAN UKURAN L/D 50 UNTUK KUAT BELAH TARIK BELAH
Pengarang
T. SAID DOSI ALFIAN - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1504001010053
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Beton merupakan bagian yang sangat penting dalam konstruksi, di era kemajuan pembangunan yang modern seperti sekarang ini pemakaian beton semakin besar penggunaannya. Namun ketersediaan bahan penyusunnya terbatas karena diambil dari alam dan tidak bisa diperbaharui. Hal ini menyebabkan banyak ide-ide dan gagasan yang di kemukakan oleh para ahli konstruksi, untuk memanfaatkan bahan-bahan yang tidak terpakai seperti serat alam, salah satunya adalah serat ijuk. Serat ijuk merupakan serat alam yang berasal dari pohon aren. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penambahan serat ijuk dengan L/D 50 terhadap kuat tarik belah pada pengujian beton normal. Dalam penelitian ini serat ijuk di manfaatkan sebagai bahan tambahan pada beton normal dan dengan variasi penambahan serat ijuknya sebesar 2%, dan 4%. Berdasarkan volume beton dan umur pengujian dilakukan dalam 7 hari dan 28 hari. Bentuk benda uji yang digunakan adalah Silinder yang berukuran diameter 15cm x 30cm dengan total 30 benda uji Silinder. Pengujian dilakukan dengan pembebanan menggunakan mesin tekan, benda uji yang sudah dipersiapkan diletakkan di antara dua buah plat pembebanan dan diberi bantalan kayu dalam posisi memanjang horizontal. Hasil pengujian diperoleh data kuat tarik belah rata-rata beton normal pada umur 7 hari dan 28 hari sebesar 2,93 MPa dan 3,58 MPa. Hasil kuat tarik belah rata-rata beton dengan tambahan 2% serat ijuk pada umur 7 hari dan 28 hari sebesar 3,03 MPa dan 3,12 MPa sedangkan dengan tambahan 4% serat ijuk pada umur 7 hari dan 28 hari sebesar 2,61 MPa dan 3,30 MPa. Data tersebut dapat di simpulkan bahwa semakin besar jumlah tambahan serat ijuk semakin menurun nilai kuat tarik belah yang di dapat dan semakin lama umur beton semakin tinggi kuat tariknya.
Kata Kunci :Beton Serat, Serat Ijuk, Kuat Tarik Belah, L/D 50 (panjang/diameter).
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT IJUK DENGAN VARIASI 3% DAN 5% UKURAN L/D 50 UNTUK KUAT BELAH (ABIMANYU RIZKIANDA, 2020)
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT IJUK VARIASI 2% DAN 4% DENGAN UKURAN L/D 50 UNTUK KUAT BELAH TARIK BELAH (T. SAID DOSI ALFIAN, 2020)
KUAT TARIK BELAH BETON MUTU TINGGI MENGGUNAKANRN TANAH DIATOMAE SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN DENGAN PENAMBAHAN SERAT POLYPROPYLENE DAN SERAT KACA (IMANATUL KHAIRA, 2022)
PENGARUH PENGGUNAAN SERAT POLYPROPYLENE TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON MUTU ULTRA TINGGI (TIARA DAMAYANTI, 2020)
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT TEBU TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT TARIK LENTUR, DAN KUAT TARIK BELAH BETON BUSA (FOAMED CONCRETE) (AULIA RAHMAN, 2024)