<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7767">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGASUHAN ORANGTUA DALAM PEMBERIAN STIMULASI PERKEMBANGAN SOSIAL PADA ANAK USIA TODDLER DI PAUD KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH TAHUN 2014</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fazillah Apriana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Secara sosial, toddler tetap secara kuat terikat dengan orangtua dan merasa takut untuk berpisah dari orangtua. Perkembangan sosial toddler sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya, baik orangtua, sanak keluarga, orang dewasa lainnya, atau teman sebayanya. Oleh karena itu, dalam meningkatkan kemampuan dan perkembangannya, anak memerlukan rangsangan atau stimulasi khususnya dari orangtua dan  keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengasuhan orangtua dalam pemberian stimulasi perkembangan sosial pada anak usia toddler di PAUD Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh Tahun 2014. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study dan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 69 responden. Uji analisa yang digunakan adalah chi-square dengan nilai ?=0,05. Hasil analisa data didapatkan bahwa ada hubungan antara usia ibu dengan pemberian stimulasi perkembangan sosial (p=0,020), ada hubungan antara keterlibatan ayah dengan pemberian stimulasi perkembangan sosial (p=0,002), ada hubungan antara pendidikan ibu dengan pemberian stimulasi perkembangan sosial (p=0,022), ada hubungan antara pengalaman dalam mengasuh anak dengan pemberian stimulasi perkembangan sosial (p=0,017), ada hubungan antara stres orangtua dengan pemberian stimulasi perkembangan sosial (p=0,005), dan ada hubungan antara hubungan orangtua dengan pemberian stimulasi perkembangan sosial (p=0,009). Diharapkan orangtua dapat berperan aktif dalam mencari informasi terkait perkembangan sosial yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak, serta bekerjasama dengan guru PAUD dalam mengembangkan buku komunikasi perkembangan anak.</note>
 <subject authority="">
  <topic>CHILD DEVELOPMENT - PHYSILOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TODDLER</topic>
 </subject>
 <classification>612.65</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>7767</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-07-21 10:36:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-11-30 11:05:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>