<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="77637">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ESSY GUSNING RANTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasien Human Immunodeficiency Virus (HIV) rentan mengalami depresi. Penyebab utamanya adalah pengaruh obat ARV, stigma masyarakat, dan diskriminasi. Faktor lain yang menyebabkan depresi pada pasien HIV/AIDS adalah kehilangan peran sosial, otonomi, kematian teman atau sanak saudara, penurunan kesehatan, peningkatan isolasi diri, keterbatasan finansial, dan penurunan fungsi kognitif Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran psikologis khususnya depresi pada pasien HIV/AIDS di Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan design cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah 31 pasien yang berkunjung ke unit VCT Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Pengumpulan data menggunakan teknik non probabilty sampling tipe convenience sampling dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner Beck Depression Inventory (BDI)-II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden paling banyak berada pada tingkat depresi sedang (32,3%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah sebagian besar responden mengalami depresi (77,4%). Saran bagi perawat agar dapat melakukan pengkajian yang komprehensif  terhadap kondisi psikologis pasien serta berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain untuk memberikan konseling atau terapi non-farmakologis lainnya sehingga dapat membuat kondisi psikologis menjadi stabil dan mengurangi tingkat depresi pasien HIV/AIDS.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Depresi, HIV/AIDS&#13;
Daftar Bacaan: 13 Buku Teks, 7 Buku Elektronik, 1 Skripsi, 2 Tesis, 42 Jurnal, 4 artikel (1994 – 2019) &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>77637</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-16 11:26:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-16 15:01:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>