<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7732">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN YURIDIS TENTANG TANGGUNG JAWAB NEGARA DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN PEJABAT DIPLOMATIK DI NEGARA PENERIMA (SUATU KAJIAN MENGENAI IMUNITAS DIPLOMATIK)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Tajhok Meugat Indra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suatu negara dituntut untuk dapat melaksanakan kewajiban internasional&#13;
sebagaimana diatur dalam Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik,&#13;
yaitu menghormati hak kekebalan dan keistimewaan pejabat diplomatik, namun&#13;
dalam kegiatannya terjadi pelanggaran terhadap hak-hak pejabat diplomatik.&#13;
Pelanggaran kewajiban tersebut menimbulkan tanggung jawab negara yang&#13;
pengaturannya diatur dalam ARSIWA, namun tidak diketahui jelas tentang&#13;
tanggung jawab negara tersebut.&#13;
Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan tanggung jawab negara&#13;
penerima (receiving state) dan juga negara pengirim (sending state) dalam&#13;
permasalahan diplomatik diantara kedua negara serta hambatan-hambatan yang&#13;
terjadi dan upaya untuk menyelesaikan permasalahan diplomatik.&#13;
Penulisan ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analitis.&#13;
Untuk memperoleh data dalam penelitian ini dilakukan dengan 2 (dua) cara, yaitu:&#13;
penelitian kepustakaan dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder melalui&#13;
pengkajian terhadap perjanjian internasional, buku, jurnal, dan makalah.&#13;
Penelitian virtual dilaksanakan untuk memperoleh data penunjang yang diperoleh&#13;
melalui mekanisme pengumpulan dunia maya yang bersumber dari sistem&#13;
informasi dan teknologi internet.&#13;
Hasil penulisan menunjukkan bahwa tanggung jawab negara penerima&#13;
dalam melindungi yurisdiksinya dari segala ancaman asing ialah dengan&#13;
mengontrol secara penuh kebijakannya melindungi masyarakatnya dari ancaman&#13;
pihak asing di negaranya, disisi lain negara pengirim sebagai pihak yang&#13;
melakukan penyalahgunaan kewenangan tersebut dibebankan untuk dapat&#13;
bertanggung jawab kepada negara penerima sebagaimana dicantumkan didalam&#13;
Pasal 28 ARSIWA atas kekebalan diplomatik yang diatur dalam Pasal 29&#13;
Konvensi Wina 1961. Putusnya hubungan diplomatik memberi hambatan kepada&#13;
kedua negara dalam menyelesaikan permasalahan diplomatik ini, upaya reparasi&#13;
(perbaikan) atau ganti rugi dibebankan kepada negara pengirim yang melakukan&#13;
tindakan ini sebagai salah satu alternatif.&#13;
Disarankan apabila kekebalan diplomatik berdampak buruk bagi hubungan&#13;
diplomatik, maka sebaiknya kekebalan tersebut ditiadakan, menjalin dan membina&#13;
kembali hubungan untuk dapat menyelesaikan permasalahan dengan cepat,&#13;
hendaknya negara pengirim bertanggung jawab untuk menghukum pejabat yang&#13;
melakukan penyalahgunaan kewenangan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>DIPLOMATIC IMMUNITIES - LAW OF NATIONS</topic>
 </subject>
 <classification>341.33</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>7732</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-07-21 01:35:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-03-31 09:49:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>