HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK USIA BALITA DI POSYANDU KARTIKA KOTA LHOKSEUMAWE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK USIA BALITA DI POSYANDU KARTIKA KOTA LHOKSEUMAWE


Pengarang

SITI SARA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1612101010057

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
FAKULTAS KEPERAWATAN
SKRIPSI
25 Juli 2020
xv + VI BAB + 95 Halaman + 16 Tabel + 1 Skema + 14 Lampiran
SITI SARA
1612101010057
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK USIA BALITA DI POSYANDU KARTIKA KOTA LHOKSEUMAWE
ABSTRAK
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama kematian balita di dunia, terutama di negara berkembang, salah satunya Indonesia. ISPA berada pada urutan pertama daftar sepuluh masalah kesehatan utama bayi dan balita di Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara ASI Eksklusif, status gizi, polusi udara dalam ruangan, BBLR, kepadatan penduduk dan status imunisasi dengan kejadian ISPA pada Balita di Posyandu Kartika Kota Lhokseumawe. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden dengan teknik spengambilan sampel yaitu teknik probability sampling dengaan simple random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner online. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara ASI Eksklusif dengan kejadian ISPA (p-value = 0,843), tidak ada hubungan antara status gizi dengan kejadian ISPA (p-value = 0,756), tidak ada hubungan antara polusi udara dalam ruangan dengan kejadian ISPA (p-value = 0,746), ada hubungan antara BBLR dengan kejadian ISPA (p-value = 0,046), tidak ada hubungan antara kepadatan penduduk dengan kejadian ISPA (p-value = 1,000), tidak ada hubungan antara status imunisasi dengan kejadian ISPA (p-value = 0,886). Rekomendasi bagi petugas kesehatan agar dapat mengoptimalkan edukasi terkait pencegahan faktor risiko, penanganan dan pengendalian ISPA pada Balita di tingkat keluarga dan meningkatkan kunjungan rumah
Kata Kunci : ISPA, Faktor Risiko, Balita
Daftar Bacaan : 10 Buku, 2 Skripsi, 21 Jurnal, 37 Artikel (2002-2020)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK