<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="77073">
 <titleInfo>
  <title>KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DAN SISWA DALAM PEMBINAAN MORAL DI SMA KARTIKA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anindya Dewi Pradita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Skipsi ini berj udul  &quot;Komunik asi  Interpersonal Guru dan Siswa Dalam  Pembinaan Moral di SMA Kartika Banda Aceh&quot;. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses komunikasi  interpersonal  dalam  proses  pembinaan  moral siswa  di SMA  Kartika Banda Aceh serta  kendala yang  menjadi penghambat  proses komu:nikasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif  kualitatif. Wawancara dilakukan kepada  I5 (lima belas) orang informan, yaitu, 3 (tiga) orang guru, I2(orang) orang siswa dari kelas X, XI,XII  yang dipilih oleh guru dengan pertimbangan siswa-siswa tcrsebut bisa diajak  untuk diwawancara. Proses komunikasi interpersonal dalam pembinaan  moral  di SMA Kartika  menggunakan  beberapa  cara  seperti  metode ceramah  dimana  komunikasi  berlangsung  satu  arah. Dimana  guru  menjelaskan dikelas tentang bahaya perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai moral, hukum, nonna-norma  agama,  dan norma-norma   masyarakat,  seperti   pergaulan   bebas, narkoba, tauran serta hal-hal yang dianggap dapat merusak moral siswa itu sendiri. Selain itu juga melakukan pendekatan individual seprti konseling kepada siswa yang melakukan tindakan-tindakan yang berteat.angan dengan nilai-nilai moral atau aturan sekolah, serta pemberian tindakan tegas terhadap siswa yang melakukan pelanggaran terhadap aturan yang telah disepakati. Faktor penghambat daJam komunikasi interpersonal guru dan siswa dalam pembinaan moral di SMA Kartika Banda Aceh adalah cara mendidik yang dilakukan beberapa guru terlalu tegas sehingga membuat komunikasi berlangsung tidak berjalan baik dan kurang kesadarannya mereka daJam melakukan perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari dengan ilmu yang diterima disekolah.  Serta adanya  pengaruh lingkungan sekitar yang tidak dapat diatasi  oleh guru, oleh karena itu sangat diperlukan kerjasama intensif antara sekolah, orang tua (keluarga), dan masyarakat dalam pembinaan moral atau kepribadian siswa,  karena pada   dasamya   ketiga   institusi pendidikan tersebut juga sama-sama  sebagai stakeholders  dari output pendidikan dan sebagai pihak yang bertanggungjawab.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Komunikasi interpersonal, guru, siswa.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>77073</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-09 14:41:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-09 14:41:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>