<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="76845">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR ANTARA GURU DENGAN SISWTUNAGRAHITA (KETERBELAKANGAN MENTAL) DI SDLB NEGERI BAMBI KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fazil Hidayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  bagaimana  efektivitas komunikasi interpersonal dalam proses  belajar mengajar antara  guru  dengan  siswa  tunagrahita, dan   untuk  mengetahui hambatan apa saja yang terjadi  selarna  proses belajar mengajar  berlangsung  antara  guru  dengan  siswa tunagrahita  serta  upaya  guru untuk   mengatasi  harnbatan   tersebut   di  SDLB   Negeri   Bambi   Kabupaten   Pidie. Metode    yang   digunakan    adalah    metode   deskriptif  kuaJitatif  dengan    teknik wawancara,    observasi   dan   studi   kepustakaan.   Wawancara    dilakukan    dengan empat  orang  guru  yang  aktif mengajar dan mendidik  siswa  tunagrahita di  SDLB Negeri Bambi Kabupaten  Pidie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi  interpersonal  dalam  kegiatan  belajar  mengajar  antara   guru  dengan siswa  tunagrahita di SDLB Negeri Bambi dapat  dikatagorikan efektff. Keefektifan komunikasi interpersonal dalam  proses  belajar mengajar antara  guru dengan  siswa tunagrahita  ditinjau  dari  indikator  keterbukaan,  empati, sikap  supportif (dukungan), sikap positif dan  kesetaraan.  Dalam  penyampaian  pesan  antara  guru dengan  siswa  tunagrahita terdapat  tiga hambatan  antara  lain: hambatan  semantik, intelektual  dan  fisiologis.  Upaya yang   dilakukan oleh guru untuk mengatasi hambatan komunikasi  interpersonal dalam  proses  belajar mengajar yaitu  dengan menggunakan  metode-metode dan  media  pembelajaran  yang  disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa, penggunaan bahasa  yang  sederhana   dan jelas  dalam menyampaikan  pesan  serta  mendorong  siswa   dalam   bentuk   motivasi   seperti memberi  pujian dan hadiah  atas keberhasilan  yang telah dicapai oleh siswa. Untuk mendapatkan  umpan  balik  (feedback)  dari  siswa  guru harus melakukan pengulangan     pesan. Komunikasi yang terjalin  antara guru dengan siswa tunagrahita dalam proses  belajar mengajar yaitu  komunikasi interpersonal dengan menggunakan pendekatan  individual.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kunci  : Efektivitas Komunikasi Interpersonal, Proses Belajar Mengajar, Guru dan Siswa Tunagrahita&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>76845</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-07 14:23:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-07 14:23:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>