<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="76674">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN STATUS GIZI LANJUT USIA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NORA RAHMADANTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan jumlah lansia membutuhkan perhatian lebih dan perlakuan khusus. Status gizi lanjut usia ditentukan oleh kualitas dan kuantitas asupan zat gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui status gizi lanjut usia di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan snowball sampling dan metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 201 responden. Pengumpulan data dilakukan di Kota Banda Aceh. Alat ukur menggunakan Malnutrition Universal Screening Tool (MUST) yang terdiri dari 4 langkah dengan nilai Cronbach Alpha ?0.78. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian evaluasi status gizi lansia secara screening yaitu resiko rendah masalah gizi sebanyak 179 (89,05%) responden. Dapat disimpulkan bahwa gambaran status gizi lanjut usia di Kota Banda Aceh adalah resiko rendah masalah status gizi. Direkomendasikan kepada petugas puskesmas untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan memantau kesehatan gizi lansia dengan mengadakan posyandu setiap bulan secara teratur untuk lansia, sehingga mereka dapat mengetahui status gizi lansia dan memberikan konseling gizi kepada lansia.&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>76674</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-04 11:36:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-07 11:21:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>