<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="76521">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI DAN ANALISA RISIKO TERHADAP WAKTU REKONSTRUKSI PERUMAHAN PASCA BENCANA GEMPA DI KABUPATEN PIDIE JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Teddy Satria</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proyek konstruksi termasuk konstruksi perumahan merupakan suatu bidang yang dinamis dan mengandung risiko. Risiko dapat dikatakan merupakan akibat yang mungkin terjadi secara tak terduga. Program rehabilitasi dan rekonstruksi perumahan masyarakat korban bencana gempa bumi 6.5 skala richter di Kabupaten Pidie Jaya yang melibatkan kelompok masyrakat sebagai pelaksana pembangunan mengalami katerlambatan penyelesaian, yang disebabkan oleh risiko ketidakpastian selama konstruksi berlangsung. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko yang terjadi selama kegiatan rehab-rekon , dan menganalisa  dampak  risiko terhadap  waktu penyelesaian. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko yaitu observasi, studi literatur dan uji para ahli, sedangkan analisa risiko dilakukan dengan analisa frequency index (FI), analisa severity index (SI) dan  propability impact matrix (PIM). Hasil dari identifikasi risiko didapatkan 140  risiko  terjadi pada pelaksanaan rehab rekon rumah yang dikelompokkan dalam 17 sumber atau faktor risiko. Analisa menggunakan data dari perolehan penyebaran kuisioner kepada 58 responden, hasil analisis yang diperoleh adalah terdapat total 45 variabel yang bernilai tingkat risiko tinggi, dari tiga penanggung risiko yaitu, konsultan manajemen rehab rekon dengan 14 risiko tingkat tinggi,  kelompok masyarakat (POKMAS) memiliki 15 risiko yang bernilai tinggi, dan  17 jenis risiko yang bernilai tinggi  dari Badan Nasional Penanggulangan Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya. Risiko yang bernilai tinggi dilakukan penanganan risiko karena sangat mempengaruhi dari waktu kegiatan rehab rekon perumahan korban gempa di Kabupaten Pidie Jaya.&#13;
&#13;
Kata Kunci: gempa pidie jaya, risiko, rekonstruksi perumahan, berbasis masyarakat. rehab rekon, risiko terhadap waktu &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>76521</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-02 17:46:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-04 11:35:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>