EVALUASI BIAYA DAN MUTU PADA PEMBANGUNAN PERUMAHAN PASCA BENCANA GEMPA BUMI DI KABUPATEN PIDIE JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

EVALUASI BIAYA DAN MUTU PADA PEMBANGUNAN PERUMAHAN PASCA BENCANA GEMPA BUMI DI KABUPATEN PIDIE JAYA


Pengarang

Ahmad Fahrial - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304101010091

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pada tanggal 7 Desember 2016 terjadi Gempa bumi pada kabupaten Pidie Jaya, dengan kekuatan 6.5 SR dan telah banyak menyebabkan kerusakan di berbagai sektor publik. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dampak yang sangat besar terjadi di Kabupaten Pidie Jaya disektor perumahan masyarakat setidaknya terdapat 5.812 rumah rusak diantaranya 3.025 rusak berat, dan 2.787 rusak sedang. diantaranya sektor ibadah, pendidikan, kesehatan, sektor umum, serta rumah-rumah penduduk. Salah satu metode yang diadopsi pada rekonstruksi rumah adalah pendekatan dengan berbasis masyarakat. Dalam metode ini, masyarakat tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi ikut serta dalam pelaksanaan rekonstruksi. jumlah dana bantuan yang diberikan oleh Pemerintah untuk rumah yang memiliki klasifikasi kerusakan berat adalah senilai Rp. 85.000.000 bersumber dari APBN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan merencanakan kembali biaya dan mengamati mutu pada perumahan bantuan korban gempa bumi di kabupaten Pidie Jaya. Data yang dikumpulkan yaitu data sekunder berupa studi literatur, dokumen Rencana Aksi dari Badan Naional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan gambar rumah bantuan bencana tipe 36. Sedangkan data primernya berupa hasil wawancara. Metode pengolahan data menggunakan rumus statistik, mean dan Analisa harga satuan (AHSP). Beradasarkan hasil wawancara dan pengamatan langsung dilapangan didapatkan bahwa rumah yang dibangun menggunakan tipe 36 dan uang yang ditetapkan terbilang cukup untuk membangun rumah dan menghasilkan rumah dengan mutu yang baik. Berdasarkan perhitungan biaya pada tahun 2020 menggunakan AHSP tahun 2016 memperoleh hasil sebesar Rp. 104.260.000 atau terjadi peningkatan sebesar Rp. 19.260.000.


Kata kunci :Rekonstruksi, Gempa Pidie Jaya, Perumahan pasca bencana, Biaya Dan Mutu.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK