KEPUTUSAN PEREMPUAN MENIKAH DINI DI DESA PULO KECAMATAN SEULIMUM KABUPATEN ACEH BESAR(SUATU PENELITIAN DESKRIPTIF KUALITATIF) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEPUTUSAN PEREMPUAN MENIKAH DINI DI DESA PULO KECAMATAN SEULIMUM KABUPATEN ACEH BESAR(SUATU PENELITIAN DESKRIPTIF KUALITATIF)


Pengarang

AFRI RAHMADIA MARTA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006104030043

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

306.872

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata Kunci : Perempuan dan faktor keputusan menikah dini
Keputusan merupakan suatu proses yang diawali dengan suatu
perencanaan, pelaksanaan sampai pada kontrol. Dalam pengambilan keputusan
untuk menikah dini perempuan sering dihadapkan pada beberapa faktor yang
menyebabkan perempuan harus berpikir bijak dalam menentukan keputusan yang
tepat. Faktor tersebut meliputi pendidikan, ekonomi, budaya masyarakat setempat,
teman sebaya, orangtua, dan media massa. Tujuan penelitian ini ialah untuk
menemukan faktor utama yang menyebabkan perempuan memutuskan untuk
menikah dini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan
pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah perempuan desa yang telah
menikah pada usia dini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode
wawancara dan observasi. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan
cara analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan
perempuan desa untuk menikah dini didominasi oleh faktor budaya masyarakat
setempat yang kental dengan budaya religius islami , pendidikan non formal yang
diikuti oleh perempuan hingga kelas II pesantren tradisional, melalui pendidikan
tersebut perempuan memperoleh pengetahuan mengenai pernikahan melalui kitab
yang diajarkan oleh para Tengku, dan keberadaan teman sebaya di lingkungan
tempat tinggalnya yang sudah banyak melaksanakan pernikahan dini.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK