ANALISIS PERFORMANSI JARINGAN VIRTUAL LOCAL AREA NETWORK (VLAN) DENGAN PENGATURAN BANDWIDTH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS PERFORMANSI JARINGAN VIRTUAL LOCAL AREA NETWORK (VLAN) DENGAN PENGATURAN BANDWIDTH


Pengarang

Zulfahmi Helmi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0704105010023

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

005.43

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ketersediaan akses dan performansi layanan internet yang dapat memenuhi harapan pengguna merupakan hal yang perlu menjadi perhatian dari penyedia layanan. Akses dan layanan, salah satunya ditentukan oleh bandwidth yang digunakan. Untuk mengelola layanan tersebut, terutama pada jaringan yang cukup besar, jaringan dengan menggunakan konsep Virtual LAN (VLAN) dapat menjadi alternatif. Pada suatu jaringan, pengelolaan bandwidth menjadi penting agar dapat mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Dengan menggunakan VLAN dapat menurunkan broadcast domain sehingga akan dapat meningkatkan kecepatan dalam akses jaringan dibanding dengan LAN konvensional biasa. Penelitian ini mengunakan model pengujian client tunggal dan client sebanyak 4 unit dengan skenario pengujian pada jaringan yang dihubungkan dengan router: pada jaringan VLAN dalam kondisi default dan VLAN dengan pengaturan bandwidth. Parameter yang dijadikan tolak ukur adalah throughput, jitter dan packet loss. Dalam pengujian ini, digunakan aplikasi Jperf sebagai pembangkit trafik jaringan. Sebelum pengaturan bandwidth diimplentasikan, hasil yang diperoleh pada jaringan VLAN menunjukkan bahwa pada pengujian I client dan 4 client terhadap semua tolak ukur, hasil yang didapat mempunyai variasi yang cukup kecil. Setelah pengaturan bandwidth diaktifkan, waktu terjadinya jitter mengalami kenaikan sekitar 73,58% dari waktu jitter yang terjadi pada keadaan default. Ini dapat terjadi disebabkan oleh proses pengecekan header yang dilewatkan melalui router setelah dilakukan pengaturan bandwidth. Dari pengujian ini, pengaturan bandwidth mempengaruhi kinerja pada parameter jitter, namun hal ini tidak mempengaruhi pada 2 parameter lain yaitu throughput dan packet loss masih termasuk dalam katagori baik. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, maka diharap kan pada masa mendatang dapat diteliti lebih lanjut dengan membuat scenario pengujian dengan beberapa variasi pengaturan bandwidth.

Kata kunci : VLAN, Pengaturan Bandwidth, Throughput, Jitter, Packet Loss






Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK