<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="76368">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERFORMANSI JARINGAN VIRTUAL LOCAL AREA NETWORK (VLAN) DENGAN PENGATURAN BANDWIDTH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulfahmi Helmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketersediaan  akses  dan performansi  layanan  internet  yang  dapat  memenuhi  harapan pengguna  merupakan  hal yang perlu  menjadi  perhatian  dari penyedia  layanan.  Akses dan   layanan,   salah   satunya   ditentukan    oleh   bandwidth   yang   digunakan.    Untuk mengelola   layanan   tersebut,   terutama   pada  jaringan  yang   cukup   besar,  jaringan dengan  menggunakan   konsep  Virtual  LAN  (VLAN)  dapat  menjadi alternatif.  Pada suatu jaringan,  pengelolaan  bandwidth  menjadi penting  agar  dapat  mengoptimalkan sumber   daya   yang   tersedia.   Dengan    menggunakan   VLAN   dapat   menurunkan broadcast domain sehingga akan dapat meningkatkan  kecepatan  dalam akses jaringan dibanding   dengan   LAN   konvensional    biasa.   Penelitian   ini  mengunakan    model pengujian client  tunggal  dan client  sebanyak  4 unit dengan  skenario  pengujian pada jaringan  yang  dihubungkan  dengan   router:  pada  jaringan   VLAN   dalam   kondisi default dan VLAN  dengan  pengaturan   bandwidth.  Parameter   yang  dijadikan  tolak ukur  adalah   throughput, jitter  dan packet   loss.  Dalam   pengujian    ini,  digunakan aplikasi  Jperf  sebagai  pembangkit   trafik jaringan.  Sebelum  pengaturan   bandwidth diimplentasikan, hasil yang diperoleh  pada jaringan  VLAN  menunjukkan bahwa pada pengujian I client dan   4  client  terhadap   semua   tolak   ukur,  hasil  yang  didapat mempunyai   variasi   yang   cukup   kecil.   Setelah   pengaturan   bandwidth  diaktifkan, waktu  terjadinya  jitter mengalami  kenaikan  sekitar  73,58%  dari waktu jitter yang terjadi  pada  keadaan  default.  Ini  dapat  terjadi  disebabkan   oleh  proses  pengecekan header yang dilewatkan  melalui router setelah dilakukan  pengaturan  bandwidth. Dari pengujian   ini,  pengaturan   bandwidth  mempengaruhi   kinerja  pada  parameter  jitter, namun  hal ini tidak mempengaruhi  pada 2 parameter  lain yaitu throughput  dan packet loss  masih  termasuk   dalam  katagori  baik.  Untuk  mendapatkan  hasil  yang  akurat, maka  diharap kan  pada  masa  mendatang  dapat  diteliti  lebih  lanjut dengan  membuat scenario pengujian dengan beberapa variasi pengaturan  bandwidth.&#13;
&#13;
Kata kunci :  VLAN, Pengaturan  Bandwidth,  Throughput, Jitter, Packet Loss&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>VIRTUAL - SYSTEM PROGRAM</topic>
 </subject>
 <classification>005.43</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>76368</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-02 09:47:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-11 09:49:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>