STRATIFIKASI SOSIAL KOMUNITAS SAREERN(STUDI TENTANG PENDAPATAN PEDAGANG KRIPIK SAREE, KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH, KABUPATEN ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATIFIKASI SOSIAL KOMUNITAS SAREERN(STUDI TENTANG PENDAPATAN PEDAGANG KRIPIK SAREE, KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH, KABUPATEN ACEH BESAR)


Pengarang

Rahmad Fuadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0910101020002

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

305.512

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Berdasarkan data sekunder Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Aceh Besar, Komunitas Saree terkenal sebagai tempat pedagang keripik yang menarik dan strategis. Di pihak, komunitas Saree adalah penduduk yang bermata pencaharian petani tradisional, dan di pihak lain mereka tampil sebagai komunitas pedagang keripik yang bertempat di Kabupaten Aceh Besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui stratifikasi sosial pendapatan komunitas pedagang keripik apakah pedagang tersebut sesuai dengan tipe-tipe strata social menurut Max Weber?faktor-Faktor apasaja yang mempengaruhi stratifikasi social pendapatan komunitas pedagang keripik Saree, dan bagaimana hubungan strata sosial tersebut bekaitan dengan latar belakang keluarga mereka? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif menggumpulkan data dengan wawacara partisipatif dan menganalisisnya melalui klarisifikasi, reduksi dan keterkaitan. Pemilihan subjek penelitian dan informan dituliskan secara partisipatif dan purposive sebanyak 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stratifikasi sosial pedagang keripik Saree berupa strata atas, strata menegah dan strata bawah. Perolehan strata sosial pedagang sesuai dengan tipe-tipe strata sosial menurut Max Weber dimana strata sosial atas (4 orang) memperoleh hak-hak istimewa melalui kekuasaan atas usaha milik sendiri dan produk olahan sendiri yang dimilikinya. Strata sosial menengah (11 orang) memperoleh hak-hak istimewa serta kekuasaan atas usaha berstatus sewa/kontrak dan produk olahan orang lain yang dipedagangkannya. Sedangkan strata sosial bawah (13 orang) tidak memperoleh kekuasaan dan hak-hak istimewa karena mereka hanya mengandalkan tenaga sebagai modal untuk berusaha memperoleh penghasilan. Adapun faktor pengaruh yang mempengaruhi strata sosial yaitu pendidikan, jenis kelamin, perkawinan, penghasilan dari sumber lain, kegiatan jika tidak berdagang dan keterkaitan antara latar belakang pekerjaan orang tua. Sebanyak 4 orang strata atas memiliki hubungan dengan latar belakang keluarga dan 13 orang strata bawah tidak memiliki hubungan dengan latar belakang keluarga.

Kata Kunci : Pedagang, Strata Sosial

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK