Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS KERENTANAN BANGUNAN PADA RUMAH TIPE BETON TERHADAP GEMPA BUMI DI ACEH UTARA
Pengarang
HAZZIATY SABRINA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1604101010080
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Aceh merupakan daerah rawan gempa, termasuk daerah Aceh Utara yang berpotensi terhadap gempa bumi yang menjadikan bangunan rumah di daerah tersebut memiliki kerentanan terhadap resiko gempa bumi. Langkah yang dapat dilakukan yaitu dengan mengembangkan kurva kerapuhan yang dapat dibentuk menggunakan metode Incremental Dynamic Analysis. Metode ini merupakan suatu metode analisis untuk mengestimasi secara akurat respon gempa pada struktur bangunan dengan intensitas yang berbeda sampai bangunan mengalami keruntuhan. Kurva kerapuhan yang telah dibentuk menunjukkan nilai probalilitas kerusakan terhadap rumah beton di Aceh Utara. Dari hasil survei 423 rumah beton yang ada di Aceh Utara didapatkan informasi bangunan dan pemodelan rumah dengan luasan terbesar hasil survei yang diambil untuk mewakili tipikal rumah beton di Aceh Utara. Analisis metode IDA menggunakan rekaman gempa Pidie Jaya dan dua rekaman gempa dari www.peer.berkeley.edu yang disesuaikan dengan target respon spektrum daerah Aceh Utara. Displacement hasil dari pemodelan struktur bangunan pada SAP2000 untuk analisis kurva IDA dihasilkan sesuai beban gempa yang dimasukkan. Hasil dari kurva IDA ini digunakan untuk menganalisis kerapuhan seismik berupa fungsi probabilitas dengan menggunakan tingkat kerusakan berdasarkan HAZUS (slight, moderate, extensive, dan complete) dan batas kerusakan mengikuti hasil penelitian dari Kim dan Shinozuka (2004). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa deformasi struktur arah x lebih besar dibandingkan arah y. Pada gempa dengan magnitudo sebesar 6,5 dan jarak titik gempa ke Aceh Utara 102 km yang memiliki PGA sebesar 0,12916 g menghasilkan kurva kerapuhan pada rumah tipe C1L dengan nilai slight damage sebesar 21% dan 8,7% pada rumah tipe C3L. Sehingga rumah dengan tipe C1L memiliki probabilitas perlemahan struktur lebih besar daripada rumah C3L terhadap gempa bumi.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENILAIAN KERENTANAN BANGUNAN AKIBAT GEMPA: STUDI KASUS BANGUNAN TEMPAT TINGGAL DI KABUPATEN BENER MERIAH (Thifal Ufairah, 2020)
ANALISIS KERENTANAN BANGUNAN PADA RUMAH TIPE KAYU TERHADAP GEMPA BUMI DI ACEH UTARA (FAADHILAH, 2020)
IDENTIFIKASI FAKTOR DOMINAN PENYEBAB KERENTANAN PERUMAHAN PADA LOKASI RAWAN BENCANA GEMPA BUMI DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS: GAMPONG SEUTUI) (Diva Natasya, 2025)
KAJIAN RESPON GEMPA DAN KERENTANAN BANGUNAN PUBLIK BERDASARKAN DATA MIKROTREMOR DI ACEH UTARA (Sri Cici Desmita, 2022)
PENERAPAN METODE ARTIFICIAL NEURAL NETWORK DAN LOCAL INTERPRETABLE MODEL-AGNOSTIC EXPLANATIONS DALAM MEMETAKAN KERENTANAN GEMPA BUMI DI ACEH (MUHAMMAD ARIB FADHILLAH, 2025)