<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="76251">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SUBSTITUSI HDPE PADA ASPAL TERHADAP KARAKTERISTIK ASPAL PORUS DENGAN ABU VULKANIK GUNUNG SINABUNG SEBAGAI FILLER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KELVIN MANUEL HUTAPEA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Aspal porus adalah jenis campuran aspal yang komposisi agregatnya menggunakan gradasi seragam, yaitu gradasi yang memiliki prosentase agregat kasar lebih besar dibandingkan agregat halus. Gradasi ini mempunyai rongga/pori yang besar dan menyebabkan ikatan antar agregat (interlocking) menjadi sangat lemah dan mudah lepas, sehingga diperlukan aspal mutu tinggi untuk meningkatkan ikatan antar agregat dengan menggunakan aspal modifikasi.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan limbah HDPE sebagai bahan substitusi aspal dan penggunaan abu vulkanik sebagai bahan pengisi (filler) pada campuran aspal porus yang masih memenuhi nilai parameter aspal porus yaitu cantabro loss (CL), asphalt flow down (AFD), Marshall durabilitass dan permeabilitas ke dalam aspal penetrasi 60/70. HDPE yang merupakan bahan limbah buangaan  dapat   di manfaatkan secara maksimal untuk konstruksi perkerasan jalan, konstribusi yang diharapkan HDPE ini dapat menjadi bahan alternatif untuk menggantikan bahan-bahan tambahan yang selama ini dipakai untuk mendapatkan aspal modifikasi. Metode yang digunakan yaitu Australian Asphalt Pavement Association (AAPA). Pada penelitian ini dibuat beberapa variasi kadar aspal untuk menentukan kadar aspal optimum (KAO). AAPA menyebutkan penentuan KAO dengan metode ini mensyaratkan tiga parameter yaitu CL, AFD dan void in mix (VIM). Setelah didapatkan nilai KAO selanjutnya adalah membuat benda uji dari nilai KAO dengan variasi substitusi HDPE serta penggunaan filler Abu vulkanik Gunung Sinabung. KAO tersebut diperoleh dari hasil pengujian Voids in Mix (VIM), Cantabro Loss (CL) dan Asphalt Flow Down (AFD). Hasil pengujian semua parameter Permeabilitas dan Durabilitas adalah untuk mendapatkan nilai, nilai flow, nilai Marshall Quotient (MQ), nilai density, nilai VIM, dan nilai permeabilitas.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Aspal porus, abu vulkanik Gunung Sinabung, HDPE&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>76251</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2020-09-01 14:43:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-01 16:04:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>