Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS KUAT TARIK LENTUR BETON MUTU ULTRA TINGGI MENGGUNAKAN FLY ASH BATUBARA SEBAGAI ADITIF DAN BIJIH BESI SEBAGAI FILLER YANG DITAMBAHKAN SERAT KAWAT BENDRAT
Pengarang
FARAH KHALDA HIDAYAT - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1604101010066
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Seiring berkembangnya zaman, para peneliti mulai mengembangkan beton mutu ultra tinggi yang berkekuatan tekan lebih dari 90 MPa. Penggunaan semen pada beton mutu ultra tinggi terhitung cukup banyak, sehingga akan berdampak buruk bagi lingkungan. Penggunaan fly ash sebagai substitusi semen dan penambahan bijih besi sebagai filler diharapkan mampu menciptakan beton mutu ultra tinggi yang tidak hanya berkekuatan besar, tetapi juga menggunakan bahan yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia. Penambahan serat kawat bendrat dalam campuran beton juga dilakukan untuk mengurangi sifat getas beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penambahan serat kawat bendrat pada beton mutu ultra tinggi terhadap sifat mekanik beton berupa kuat tarik lentur. Pengujian kuat tarik lentur dilakukan pada beton mutu ultra tinggi yang berumur 28 hari dan 56 hari. Proporsi material tambahan yang digunakan pada penelitian ini adalah penambahan bijih besi sebesar 6%, substitusi fly ash batubara sebesar 15%, dan penambahan serat kawat bendrat sebesar 2%. Nilai FAS sebesar 0,2 dan didukung oleh penggunaan Sika Viscocrete-3115N sebesar 1,5% dari berat total semen. Hasil analisis varian menunjukkan nilai F0 hitung variasi umur beton adalah 8,844 dan F0 hitung variasi serat kawat bendrat adalah 48,301, dimana nilai tersebut lebih besar dari F0 tabel yang menunjukkan bahwa variasi penggunaan serat kawat bendrat dan variasi umur beton memberikan pengaruh terhadap kuat tarik lentur beton mutu ultra tinggi. Nilai kuat tarik lentur tertinggi yang dihasilkan dengan penambahan serat 2% pada masing-masing 28 hari dan 56 hari adalah 11,936 MPa dan 12,244 MPa. Nilai kuat tarik lentur ini mengalami peningkatan dari beton mutu ultra tinggi tanpa penambahan serat sebesar 36,846% pada umur 28 hari dan 16,338% pada umur 56 hari.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON MUTU ULTRA TINGGI MENGGUNAKAN FLY ASH BATU BARA SEBAGAI ADITIF DAN BIJIH BESI SEBAGAI FILLER YANG DITAMBAHKAN SERAT POLYPROPYLENE (Edi Mardiono, 2020)
PENGARUH PENGGUNAAN SERAT KAWAT BENDRAT TERHADAP KUAT LENTUR BETON NORMAL DAN BETON MUTU TINGGI (SUATU PENELITIAN BETON NORMAL DENGAN FAKTOR AIR SEMEN (FAS) 0,4 DAN BETON MUTU TINGGI DENGAN FAKTOR AIR SEMEN (FAS) 0,3) (NURHASANAH, 2024)
ANALISIS PERILAKU GESER BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI YANG MENGGUNAKAN SEARAT KAWAT BENDRAT (Cut Fatmawati TA, 2014)
ANALISIS KUAT TEKAN BETON MUTU ULTRA TINGGI MENGGUNAKAN FLY ASH BATU BARA SEBAGAI ADITIF DAN BIJIH BESI SEBAGAI FILLER (STUDI KOMPARASI UKURAN AGREGAT MAKSIMUM 5 MM DAN 10 MM) (Yuliana, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN SERAT POLYPROPYLENE TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON MUTU ULTRA TINGGI (TIARA DAMAYANTI, 2020)